SIARINDOMEDIA.COM – Sepak bola memang bukan lagi sekedar cabang olah raga. Bagi sekelompok orang, sepak bola bahkan telah menjadi semacam “agama” yang menjadikan mereka fanatik. Sepak bola juga telah menjadi sarana pemersatu dan pemupuk rasa nasionalisme yang sangat ampuh.
Melalui sepak bola, banyak orang memperoleh hiburan tak hanya dari para pemain yang mengolah bola di lapangan hijau. Melalui drama para pemain, wasit, pelatih, dan suporter bisa menjadi sajian yang menyenangkan.
Bauran sepak bola dengan hiburan di televisi telah melahirkan sportainment. Sebuah peristiwa olah raga (sport) yang dibumbui dengan hiburan (entertainment). Klop, perpaduan kedua unsur inilah yang menjadikan olah raga sepak bola menjadi sangat memikat.
Skill para pemain bola yang memukau di lapangan hijau dibalut dengan ulasan komentator, pemandu acara yang cantik, tampan, dan smart menjadi perpaduan tontonan televisi yang menghibur.
Melalui kuasa televisi, sepak bola telah menjadi layaknya film atau sinetron. Hal ini terjadi bukan karena seringnya pemain berpura-pura cidera atau diving di lapangan. Namun para pemain, pelatih, bahkan klub telah ditempatkan pada sebuah keadaan khusus sebagai sosok idola. Para idola sepak bola telah menjadi selebritis dan tak jarang diantara mereka menjadi bintang iklan produk di televisi.
Sepak bola telah menjadi komoditi penting dalam arena industri hiburan. Lihat saja banyaknya produk makanan ringan yang telah bergeser dari makanan camilan di kala senggang berubah menjadi makanan wajib pendamping saat menonton sepak bola.
Televisi melalui iklan kacang, aneka minuman, rokok, dan beragam produk lain telah berhasil menjadikan beberapa produk tersebut menjadi produk wajib yang dikonsumsi saat nonton sepak bola.
Nobar Sepak Bola
Nonton bareng (nobar) sepak bola di gelar di mana-mana. Di stadion, halaman kampus, alun-alun, lapangan, kafe, dan banyak tempat yang biasa dijadikan titik kumpul warga. Nobar bola juga dilakukan Presiden Jokowi bersama para menteri di Istana Negara. Sejumlah pejabat publik dan instansi juga turut menggelar nobar bola di lingkungan mereka.
Siapapun dengan beragam latar belakang dan pilihan politiknya bisa lebur dan menyatu saat nobar bola.
Sejumlah pihak menggelar nobar bola dan mengemasnya menjadi pertunjukan hiburan (show) yang menarik. Aneka permainan dan game seru dibuat agar acara nobar meriah. Ada pula yang membagikan makanan dan minuman gratis.
Aneka produk UMKM juga lahir terjual di sejumlah tempat nobar bola. Sejumlah penjualan jersey Timnas Garuda menuturkan meningkat hingga 70 persen.
Nobar bola berlangsung di banyak tempat sebagai salah satu dukungan pada Timnas Garuda dalam ajang Piala Asia U-23. Seiring dengan lolosnya Indonesia melaju ke babak semifinal dalam laga bergensi ini, dukungan dari seluruh penjuru negeri tak terbendung.
Acara nobar bola tak hanya wujud dukungan pada tim kebanggaan, namun juga menjadi ajang pemersatu bangsa pasca kontestasi politik dalam Pemilu Februari 2024 lalu.

Sepak bola memang olah raga, namun bisa berimplikasi pada banyak hal. Melalui sepak bola terbukti mampu menumbuhkan jiwa dan semangat nasionalisme pada bangsa. Lewat sepak bola pula bisa jadi ajang pemersatu warga negara.
Saat pemilu lalu orang bisa beda pilihan politik, beda dukungan capres-cawapresnya, namun saat nobar bola bisa bersatupadu, berteriak, bersorak, bertepuk tangan, dan aneka ekspresi luapkan emosi kesedihan dan kegembiraan.












