SIARINDOMEDIA.COM – Melalui event Civic Literacy Festival 24, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses memungkasi event literasi tersebut dengan bedah buku fenomenal karya Gus Dhofir Zuhry yang berjudul ‘Filsafat untuk Pemalas’.
Acara yang berlangsung di Auditorium Multikultural Unikama pada Jum’at (26/4/2024) ini, menghadirkan sejumlah tokoh dan penulis buku tersebut secara langsung.
Dalam kesempatan ini Dr. Yulius Rustan Efendi, M.Pd, selaku dosen Prodi PPKn Unikama dan Wahyu Raharjo, Managing Editor Elex Media menjadi pembedah buku karya Gus Dhofir. Sementara Engelbertus Kukuh Widijatmoko, SH., M.Pd, ditunjuk sebagai moderator.
Lebih lanjut, dalam segmen ini, para pembedah sekaligus penulis membahas beragam konsep filsafat yang dituangkan dalam buku ‘Filsafat untuk Pemalas’ dengan pemaparan yang mendalam dan menyeluruh.
Mereka membawa filsafat melalui perjalanan intelektual yang mendalam, sambil memecah konsep-konsep rumit menjadi gagasan-gagasan yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Menurut Gus Dhofir, tujuan dilahirkan buku ‘Filsafat untuk Pemalas’ adalah untuk mengajak pembaca memahami filsafat dengan cara yang ringan namun tetap dalam konteks yang mendalam.
“Melalui buku ini, filsafat harus rela membumi, down to earth. Turun menyelesaikan persoalan-persoalan kita,” ucap Gus Dhofir.
“Bukan persoalan-persoalan yang rumit. Itu sudah dipikirkan para filsuf yang dulu,” imbuh Ketua Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Al-Farabi Kepanjen tersebut.

Diskusi yang berlangsung penuh interaksi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman tentang filsafat, serta bertukar pikiran dengan para pemikir dan penulis buku.
Tak hanya itu, dengan pengemas santai dan pembawaan yang elegan dari para narasumber, atmosfer keakraban dan semangat berdiskusi menghiasi acara sehingga menciptakan momen yang berkesan bagi semua peserta.
Diskusi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang filsafat bagi masyarakat luas, serta mendorong pemikiran kritis dan reflektif dalam kehidupan sehari-hari.














