SIARINDOMEDIA.COM – Diperkirakan hampir 200 juta penduduk Indonesia di waktu yang berdekatan menjalani ritual mudik tahunan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman masing-masing. Mengingat jumlahnya yang fantastis, mudik tahun 2024 adalah yang terbesar sepanjang sejarah republik ini berdiri.
Kementerian Perhubungan memproyeksikan, sebagaimana dilansir Associated Press, jumlah pemudik yang pulang kampung tahun ini bisa mencapai 193 juta atau 72% dari penduduk Indonesia. Jumlah ini naik signifikan, 46%, dibanding tahun sebelumnya, yakni 124 juta pemudik.
Sejak pekan kemarin hingga hari ini, gelombang pemudik terus memadati stasiun bus, kereta api, bandara, pelabuhan di berbagai pelosok negeri. Pun demikian dengan ratusan ribu kendaraan pribadi, baik roda empat maupun roda dua, memenuhi jalan raya untuk mengantarkan jutaan pemudik ke tempat tujuan.

Pembangunan infrastruktur jalan tol yang masif dikerjakan sejak hampir satu dekade lalu, juga memudahkan mobilisasi penduduk. Jalur Pantura di Pulau Jawa yang sebelumnya menjadi momok pemudik karena kemacetan, tambal sulam jalan, dan seringnya terjadi kecelakaan, kini bisa dihindari dengan jalan tol. Waktu tempuh ke tempat tujuan pun kini menjadi jauh lebih singkat.
Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memilik tradisi eksodus besar-besaran dari tempat mereka tinggal dan bekerja untuk pulang ke kampung halaman menjelang berakhirnya puasa Ramadhan. Tradisi ini dikenal sebagai mudik untuk merayakan lebaran bersama-sama dengan sanak saudara di kampung halaman di mana mereka berasal.
Tahun ini lebaran atau Idul Fitri 1445 Hijiriyah jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024.













