3. Membantu Menurunkan Berat Badan
Dalam penelitian kesehatan, disebutkan bahwa berpuasa dalam jangka waktu tertentu dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Kadar neurotransmitter norepinefrin akan meningkat dan dapat membantu menurunkan berat badan.
Di sisi lain, manfaat puasa selama 3-12 minggu sangat efektifnya untuk menurunkan berat badan dan massa lemak masing-masing hingga 8% dan 16%.
Namun, tentu saja harus diimbangi dengan jumlah makanan atau kebutuhan kalori yang masuk dalam tubuh. Apabila jumlah kalori yang masuk dalam tubuh terlalu berlebihan, maka tidak akan menurunkan berat badan. Justru akan menaikkan berat badan.
4. Meningkatkan Fungsi Otak
Puasa dapat menjaga kesehatan otak dan meningkatkan produksi protein yang memicu pembentukan sel saraf.
Protein itu akan menstimulasi sel induk (punca) di otak untuk membentuk sel-sel saraf baru hingga terjadi reaksi kimia yang bermanfaat baik terhadap sistem kerja otak. Selain itu juga berfungsi untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif dan melindungi dari penyakit alzheimer dan parkinson, serta mencegah gangguan neurodegeneratif.
5. Mengontrol Gula Darah dalam Tubuh
Puasa dapat membantu kita mengontrol gula darah. Ini sangat berguna bagi penderita diabetes. Dengan membatasi jumlah asupan kalori dalam tubuh saat berpuasa, dapat mengurangi resistensi insulin.
Selain itu, puasa dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil sehingga mencegah terjadinya lonjakan gula darah dan penurunan kadar gula darah dalam tubuh secara ekstrem.
6. Mengurangi Resiko Penyakit Diabetes
Ketika berpuasa, kadar gula darah akan menurun, sehingga tubuh memanfaatkan cadangan gula yang disimpan dalam tubuh sebagai pengganti energi untuk beraktivitas.
Puasa bisa membantu mengontrol gula darah dengan mengurangi resistensi insulin. Resistensi insulin yang menurun bisa membantu penyerapan gula secara efektif sehingga gula darah tetap stabil. Hal ini mengurangi timbulnya resiko penyakit diabetes.
7. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Seseorang yang berpuasa, tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol jahat dalam tubuhnya akan menurun. Hal tersebut karena pengaturan pola makan menjadi lebih teratur dan sehat. Terlebih lagi, apabila berpuasa selama satu bulan penuh, pengaruh terhadap risiko penyakit jantung, kolesterol, serta tekanan darah tinggi cenderung yang lebih rendah.


















