KESADARAN BERZAKAT TERUS BERTUMBUH
Kiai Noor mengatakan, Gerakan Cinta Zakat juga telah banyak diikuti oleh banyak gubernur serta bupati dan walikota di seluruh Indonesia. Di BAZNAS Pusat sendiri, tercatat pengumpulannya tumbuh sebesar 39.08% pada tahun 2023 terkumpul sebesar Rp881 Miliar.
Menurutnya, hal tersebut juga juga tidak terlepas dari upaya BAZNAS dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak, salah satunya dengan PT. Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI).
Dalam hal penyaluran zakat, Kiai Noor melanjutkan, BAZNAS telah melakukan aktivitas penyaluran zakat sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan masyarakat. Secara nasional total penyaluran ZIS-DSKL mencapai Rp31 triliun rupiah dimana nilai ini tumbuh sebesar 43.78 persen secara year-on-year.
“Untuk BAZNAS Pusat sendiri pada tahun 2023 penyaluran zakat mencapai Rp675 miliar atau tumbuh sebesar 15.48 persen. Penyaluran yang dilakukan BAZNAS pusat berfokus pada kegiatan beasiswa & pendidikan, ekonomi dan bantuan sosial kemanusiaan,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut turut diserahkan program nasional dari BAZNAS RI, yaitu Rumah Sehat BAZNAS, Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Beasiswa Cendekia BAZNAS, Santripreneur, dan BAZNAS Tanggap Bencana.
Kegiatan penyerahan zakat presiden dan wakil presiden serta para menteri dan pejabat pemerintah ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). (*)













