PCNU MINTA PEMKOT LEBIH INTENS PANTAU PASAR JELANG RAMADHAN

SIARINDOMEDIA.COM – PCNU Kota Malang bersuara soal melambungnya kebutuhan pokok menjelang Ramadhan tahun ini. Meski NU menilai kondisi ini sudah menjadi fenomena rutin tahunan, namun PCNU tetap meminta Pemkot Malang aktif bergerak. Khususnya memantau harga-harga kebutuhan di pasar menjelang Ramadhan ini.

Permintaan ini terungkap dalam Forum Rembug NU yang digelar setiap Senin malam di Kantor PCNU Jl Hasyim Asyari Kota Malang. Untuk diketahui, setiap Senin malam PCNU melakukan kajian terkait isu-isu sosial kemasyarakatan yang terjadi di Kota Malang. Forum rembug ini diikuti pengurus harian NU dan lembaga.

Wakil Ketua PCNU Kota Malang H Khoirul Anwar menyampaikan bahwa Forum Rembug mingguan ini untuk merespons dan mencari solusi dari masalah-masalah ekonomi, budaya, publik service, keamanan, dan problem sosial yang terjadi di masyarakat Kota Malang.

“Forum ini dibentuk agar NU betul-betul hadir di tengah masyarakat dan dapat memberikan kemaslahatan bagi warga NU, khususnya dan bagi masyarakat Kota Malang pada umumnya,” tandas Anwar.

Karenanya, khusus pada Senin (4/3/2024) malam, forum rembug ini mengajak warga NU Kota Malang untuk terlibat aktif dalam menjaga kondusivitas menjelang bulan suci Ramadhan.

PCNU juga mengajak Pemerintah Kota Malang, agar menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini lebih intens lagi memantau harga-harga kebutuhan pokok, dan menggelar operasi pasar untuk membantu warga.

“Stabilitas harga pokok sangat penting bagi masyarakat agar masyarakat dapat menjalani ibadah puasa secara lebih khusyuk dan khidmat. Terutama bagi warga NU yang sangat banyak tentu akan mendapatkan imbas langsung dari melambungnya harga-harga pokok tersebut,” jelas Anwar.

Warga membeli kebutuhan pokok di depan kantor PCNU Kota Malang
PEMKOT MALANG AGAR TURUT PANTAU HARGA BAHAN POKOK. Warga berburu kebutuhan bahan pokok di bazar yang diselenggarakan di depan kantor PCNU Kota Malang beberapa waktu lalu. Foto: Ist

Sementara, Wakil Ketua PCNU Kota Malang Dr Mohammad Mahpur menambahkan bahwa Pemerintah Kota Malang diimbau agar dapat memaksimalkan program “Warung Tekan Inflasi” yang pernah diluncurkan pemkot.

“Program tersebut dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Malang. Kami melihat ada potensi yang sangat baik dalam menekan harga kebutuhan pokok yang terus melambung melalui warung ini,” tandas dosen UIN Maliki Malang tersebut.

Satu lagi, imbuh Mahpur, PCNU Kota Malang mengajak masyarakat terutama warga NU agar bersama-sama menjaga ketentraman dan kondusivitas sosial menjelang bulan suci Ramadhan.

“Masyakarat harus tetap kondusif meskipun baru melaksanakan pesta demokrasi dan tidak perlu ada kekerasan di ruang publik atas nama agama dengan saling menghormati hak hidup, hak ekonomi, dan hak beragama,” tegas pria asal Tulungagung itu. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *