SIARINDOMEDIA.COM – Malam hari adalah waktu yang tepat untuk melepas penat. Salah satunya dengan berkunjung ke Pasar Apung yang terdapat di tempat wisata Kawasan Museum Angkut di Kota Batu. Selain dapat menikmati suasana syahdu di kelilingi air, pengunjung juga dapat mencicipi beragam kuliner di sini.
Pasar Apung mulai buka jam setengah duabelas siang hingga jam delapan malam. Meskipun jam buka malam hanya sebentar, tak mengurangi keindahan yang ada di dalamnya. Tiket masuk wisata ini gratis tidak dikenakan biaya, hanya saja perlu membayar parkir kendaraan.
Di sisi lain, kita bisa mengelilingi Pasar Apung menggunakan perahu yang dikenakan biaya sewa sebesar Rp20.000. Dengan suasana malam dari lampu-lampu pasar yang menghiasi sepanjang sungai membuat suasana lebih menarik.
Berbagai macam stand makanan juga tersedia di pasar yang berdiri sejak tahun 2014 ini. Misalnya saja seperti ice cream Turki, tom yum Thailand, makanan Korea, hingga makanan tradisional seperti rawon, lalapan segar, nasi uduk, dll.

Untuk menghangatkan badan, tak hanya kopi atau teh, juga ada minuman tradisional seperti beras kencur, kunir asem dan sari jahe.
“Kalo secara konsep penataan stand makanan sangat bagus dan cocok untuk refreshing bareng keluarga dan teman. Sayangnya untuk jam operasional di malam hari kurang lama,” ujar Aisy, salah seorang pengunjung.
Tidak hanya stand makanan, Pasar Apung juga menjual oleh-oleh bagi pengunjung yang ingin membeli baju, aksesoris, mainan, dan lain sebagainya.

Aisy menambahkan, Pasar Apung menjadi tempat yang dia kunjungi karena rasa penasaran dari review yang bagus.
“Saya hanya bayar parkir Rp3000, terus pas masuk nggak bayar. Tapi kalau mau naik perahu baru bayar 20.000,” pungkasnya.
Karena berbeda dengan pasar-pasar lainnya, Pasar Apung Batu diminati pengunjung dari luar kota. Umumnya mereka datang bersama keluarga.











