SIARINDOMEDIA.COM – Air mineral adalah salah satu jenis air minum yang baik dan wajib untuk dikonsumsi setiap harinya. Air mineral memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti, membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Namun, tahukah Anda bagaimana proses pembuatan air mineral? Berikut ini 5 fakta mengenai pembuatan air mineral:
1. Air Mineral Berasal dari Sumber Mata Air Pegunungan Terpilih
Air mineral yang layak konsumsi, terutama yang ada di Indonesia, biasanya sudah melalui tahapan eksplorasi dari berbagai sumber pegunungan yang ada di Indonesia.
Eksplorasi tersebut dilakukan sebagai upaya uji coba untuk mengetahui apakah air mineral tersebut telah memenuhi standar kualitas konsumsi yang aman bagi manusia.
2. Mengandung Mineral Alami dalam Jumlah Tertentu
Seperti namanya, air mineral mengandung mineral dalam jumlah tertentu. Dilansir dari studi berjudul ‘Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolism’, ada dua jenis kandungan penting pada air mineral. Keduanya sama-sama penting dan diperlukan karena tubuh tidak dapat memproduksi mineral tersebut atau hanya sedikit memproduksinya.
Kandungan pertama adalah makronutrien, seperti kalsium, klorin, fosfor, magnesium, dan sulfur. Kandungan kedua adalah mikronutrien, seperti zat besi, fluorida, yodium, ion, dan selenium.
3. Air Mineral Berbeda dari Air Putih Biasa
Air mineral sangat berbeda dari air putih biasa. Air mineral diambil dari sumber mata air pegunungan vulkanik yang kaya akan mineral alami. Setelah itu, air diolah tanpa penambahan zat lain.
Jadi, kemurnian air tetap terjaga. pH atau derajat keasaman air mineral biasanya antara 6–8,5. Sementara itu, air putih biasa memiliki pH antara 5–7,5. Air putih bisa didapatkan dari sungai dan danau atau dari sumur.














