SIARINDOMEDIA.COM – Japan Airlines (JAL) resmi mengumumkan promosi Mitsuko Tottori menjadi presiden wanita pertama di perusahaan tersebut. Tottori akan mulai menjalankan tugasnya sebagai presiden di maskapai nasional Jepang itu pada 1 April 2024.
Promosi Mitsuko Tottori sebagai Presiden JAL merupakan peristiwa penting ditengah minimnya keterlibatan kaum hawa pada jabatan-jabatan kunci di Jepang. Negara matahari terbit tersebut hingga kini masih berkutat dengan persoalan kesetaraan gender.
Global Gender Gap Report 2023 yang dirilis Forum Ekonomi Dunia, Jepang berada di peringkat 125 dari 146 negara dalam hal kesetaraan gender. Sementara di tahun sebelumnya, Jepang berada di peringkat 116. Dengan kata lain, meski tergolong negara maju, peran wanita dalam jabatan publik di negara itu masih sangat sedikit.
Di kawasan Asia Timur, Tenggara dan Oseania, kesenjangan gender berada pada angka 68,8%. Selandia Baru, Australia dan Filipina merupakan negara-negara dengan angka kesamaan gender tertinggi.
Sedamglam Fiji, Myanmar dan Jepang adalah yang terendah.
Karena itu, penunjukkan Tottori sebagai Presiden JAL, maskapai penerbangan terbesar keenam di dunia, cukup mengejutkan.
Mitsuko Tottori memiliki keterkaitan erat dengan JAL. Dia bergabung di JAL Group pada April 1985 sebagai pramugari. Sejak itu karirnya perlahan terus merangkak naik. Pada tahun 2005, dia menjadi manajer Departemen Pramugari Kabin Pertama.

Pada Mei 2016, ia resmi menjabat sebagai wakil presiden di perusahaan yang sama. Pada 2020, Tottori bertanggung jawab dalam peningkatan brand Japan Airlines dan menjadi wanita kedua yang ditunjuk sebagai direktur perwakilan perusahaan pada bulan Juni tahun itu.
Pada 2023, dia menjabat sebagai wakil presiden senior di JAL Group. Jabatan yang diembannya hingga kemudian resmi dipromosikan sebagai presiden di perusahaan maskapai tersebut.
“Setelah bergabung dengan perusahaan, Tottori mencapai wawasan luas dan pengalaman lapangan dalam operasi serta layanan yang aman dan nyaman melalui karirnya sebagai pramugari. Begitu pula dengan pekerjaannya di Corporate Safety & Security,” demikian pernyataan Japan Airlines di website resminya.
Pernyataan itu juga menyebutkan kepemimpinan Tottori yang luar biasa sebagai wakil presiden senior dan kepala divisi pramugari, terutama pada masa pandemi Covid-19 di tahun 2020.
“Dia berhasil menyeimbangkan pengembangan SDM dan menjaga motivasi karyawan di bawah lingkungan manajemen yang berat akibat pandemi Covid-19. Hal ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjalankan operasi yang aman,” tambah pernyataan Japan Airlines.
Sebagai informasi, layanan JAL Group mencakup layanan penumpang dan kargo internasional dan domestik terjadwal dan tidak terjadwal ke 220 tujuan di 35 negara di seluruh dunia. Grup ini memiliki armada 279 pesawat.
Japan Airlines, J-Air, JAL Express, dan Japan Transocean Air adalah anggota dari jaringan aliansi maskapai Oneworld. (TON)













