SIARINDOMEDIA.COM – Pimpinan BAZNAS Kota Malang yang diketuai Prof. Dr Kasuwi Syaiban, MA bersama dengan semua wakil pimpinan berkesempatan silaturahmi ke Kantor OJK Kota Malang, Senin (8/1/12023). Kunjungan para pimpinan BAZNAS ini disambut langsung Plt Kepala OJK Malang, Ismirani Saputri dan beberapa pejabat bawahannya.
Dalam kesempatan ini Prof Kasuwi menyampaikan maksud dari silaturahmi adalah untuk perkenalan jajaran pimpinan BAZNAS Kota Malang, selain juga untuk menyampaikan rencana-rencana terkait program kerja BAZNAS di tahun 2024.
BAZNAS sebagai Lembaga nonstruktural mempunyai respon yang cepat dan tanggap terhadap masalah-masalah yang terjadi di Kota Malang, misalnya bencana banjir, kebakaran maupun program sinergi dengan pemkot dalam pengentasan kemiskinan maupun stunting.
“Salah satu program kerja yang sudah disepakati dalam rakerda pimpinan BAZNAS Kota Malang pada Desember 2023 kemarin adalah BAZNAS bermitra dengan lembaga-lembaga strategis yang ada di Kota Malang, salah satunya adalah OJK,” demikian Prof Kasuwi mengawali pembicaraan.
Dia menambahkan terkait dengan OJK bagaimana kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang literasi keuangan bisa ditingkatkan terus. Kegiatan bersama nanti dengan sasaran para Muzaki.
“Harapannya para muzaki tidak ragu dalam menyalurkan zakat, infaq dan sodaqoh melalui BAZNAS, demikian juga jika kegiatan ini dilaksanakan dengan sasaran para mustahiq Harapannya ihktiar kegiatan ini mampu meningkatkan peran mustahiq bisa menjadi muzakki,” tutur Prof Kasuwi.
Plt. Kepala OJK Kota Malang Ismirani Saputri menyampaikan dengan tangan terbuka OJK siap untuk bersinergi dan kolaborasi dengan BAZNAS.
“Kegiatan literasi keuangan yang sudah dilaksanakan kami siap untuk bersinergi lebih banyak lagi karena motto kami mengabdi untuk negeri. Selama tidak berbenturan dengan kegiatan yang lain kami siap untuk melakukan kegiatan Bersama,” kata Plt yang dilantik Oktober 2023.
Dengan tambahan pengetahuan melalui literasi keuangan yang benar ini, masyarakat akan mendapatkan ilmu dan pengetahuan keuangan. Sehingga jangan sampai menjadi korban lembaga keuangan illegal, misalnya pinjol-pinjol yang menawarkan pinjaman keuangan instan.
Menurut Ismirani, Iming-iming pencairan yang cepat tapi dengan Bunga yang tinggi dan berbagai macam syarat yang aneh-aneh ketika aplikasi adalah bukti kalau pinjol tersebut adalah illegal.
“Padahal untuk approve pinjaman melalui aplikasi di HP hanya butuh 3 hal perijinan yaitu kamera, lokasi dan microphone,” imbuhnya.
Kepala OJK Kota Malang mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada agar terhindar dari masalah-masalah yang berkaitan dengan hal tersebut.
Di akhir acara, dilakukan foto bersama.
“Maturnuwun atas kehadirannya di kantor kami. Mohon maaf apabila sambutan kami kurang berkenan. Kami tunggu untuk kolaborasi bersamanya,” ujar Plt Ismirani saputri dengan senyum ramahnya. (*)














