SIARINDOMEDIA.COM – Kreatifitas dari tangan memang tidak bisa diragukan. Di Galeri Raos Pondok Seni Batu, berjuntai karya seni dari tirai memanjakan mata. Sebanyak 37 karya dipajang penuh pada tembok pondok. Karya tersebut akan dipajang hingga 30 Januari 2024. Pondok Seni Batu sendiri berada di Desa Ngaglik, Kecamatan Batu Kota Batu.
Seniman yang menghasilkan karya tersebut berasal dari Ngantang, Pujon, dan Kota Batu sendiri. Tidak hanya itu, mereka berasal dari berbagai macam profesi seperti seniman, guru, hingga dokter.
Tirai Exhibition ini membebaskan para seniman untuk berkarya dengan media sebebas mungkin. Dari karya tirai yang dipajang ada yang berasal dari kanvas, kain, plastik, mix, bahkan ada yang berasal dari bubble warp.
“Kami membebaskan media yang dipakai, asalkan tetap sesuai dengan aturan seperti ukuran yang memiliki maksimal lebar 75 cm dan panjang minimal 200 cm,” ucap Farid salah satu panitia Tirai Exhibition.

Peserta yang mendaftar Tirai Exhibition mencapai puluhan jumlahnya, namun kurator hanya meloloskan 37 karya untuk dipamerkan di Galeri Raos Pondok Seni Batu.
Tirai Exhibition sendiri menjadi ajang yang dipamerkan pada tahun 2024 ini karena tirai memiliki korelasi dengan Pujon, Batu, Ngantang yang melewati kabut layaknya tirai.
Banyak pengunjung yang datang per harinya, bisa sampai 40-an. Bahkan baru enam harian buka pengunjung sudah mencapai sekitar 200an.
Pameran seni tirai di Galeri Raos Pondok Seni Batu. pic.twitter.com/kCw0mRhF8i
— Siarindo Media (@SiarIndoMedia) January 5, 2024
Pengunjung tidak hanya warga lokal tapi juga dari luar kota Batu seperti Malang dan Jakarta. Salah satu pengunjung Tirai Exhibition bernama Oca mengungkapkan rasa senangnya dan tertarik dengan karya-karya seni apalagi karya tirai yang unik dan menarik.














