SIARINDOMEDIA.COM – Tiga orang dinyatakan tewas buntut peristiwa tabrakan antara Kereta Api (KA) Turangga Surabaya-Bandung dengan KA Lokal Bandung Raya di petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur, Jumat (5/1/2024) pagi.
BREAKING NEWS
Pagi ini (5/1) terjadi kecelakaan adu banteng yang melibatkan KA Turangga (65A) yang ditarik lokomotif CC 206 13 97 dan KA Commuter Line Bandung Raya (KA 350) yang ditarik lokomotif CC 201 77 17 (vintage series). Kecelakaan ini terjadi pada pukul 06.03 WIB di petak… pic.twitter.com/SDpQSV9Jce
— Merapi Uncover (@merapi_uncover) January 5, 2024
Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Bandung Kusworo Wibowo yang mengatakan bahwa tiga korban jiwa dalam peristiwa ‘adu banteng’ kereta ini merupakan masinis, asisten masinis, dan pegawai kereta.
“Kami di TKP (tempat kejadian perkara), dan kami mendapatkan informasi bahwa sementara korban jiwa ada tiga, masinis, asisten masinis, dan pegawai kereta,” kata Kusworo dalam Breaking News Kompas TV, Jumat.
Sementara itu, Manajer Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa tabrakan KA Turangga dengan KA Bandung Raya terjadi pada pukul 06.03 WIB.
Ayep mengatakan bahwa penyebab tabrakan KA Turangga dan KA Bandung Raya ini masih diselidiki.
“Sementara kita telusuri dulu kejadian ini. Kami sedang bergerak ke lapangan,” ucap Ayep.

Sedangkan Widitya, salah satu penumpang yang selamat menceritakan momen setelah kecelakaan hebat dua kereta tersebut.
“Mohon doanya ya buat semua korban, gue masih gemeteran hebat,” kata seorang penumpang bernama Widitya yang diungkap di akun media sosial X dan mengizinkan twitnya dikutip, Jumat (5/1/2024).
Widitya menceritakan momen saat menyelamatkan diri. Foto kereta yang terguling juga diunggah olehnya.
“Buat bapak satpam yang bantuin turun dari gerbong, yang bantuin jalan nyusur sawah, teteh yang bantuin loncat di walungan asli makasih banget,” ujarnya.














