PJ WALI KOTA MALANG JAWAB TUDINGAN TERKAIT ISU TUKAR GULING STADION GAJAYANA

SIARINDOMEDIA.COMĀ – Pasca beredar rumor terkait tukar guling stadion Gajayana beberapa hari terakhir, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memberi jawaban bahwa stadion Gajayana tidak akan dirobohkan atau diganti dengan hotel.

Pernyataan tersebut ditegaskan dalam agenda ngobrol bersama masyarakat Kota Malang yang bertajuk Ngombe di Gazebo Balai Kota Malang, Selasa (2/1/2024).

“Jadi semuanya beritanya itu (tukar guling Stadion Gajayana) tidak benar,” ungkap Wahyu.

“Jadi sebenarnya pada saat itu ada dua topik pembicaraan; terkait dengan renovasi stadion Gajayana dan juga terkait pendirian stadion baru di wilayah itu,” imbuhnya.

Melalui dua topik tersebut, lanjut Wahyu, ada beberapa orang yang menilai bahwa akan bergulir wacana perubahan atau alih fungsi stadion Gajayana menjadi hotel.

Mantan Sekda kabupaten Malang tersebut menyampaikan bahwa pihaknya berencana membangun stadion yang representatif di Kota Malang.

Jika perlu, kata Wahyu, Stadion baru tersebut dibangun di sekitar daerah Kedungkandang yang mana nantinya bisa dijadikan satu lingkungan dengan GOR Ken Arok.

“Bisa jadi di Kedungkandang nanti menjadi Sport Center karena di sana ada GOR Ken Arok,” papar Wahyu.

“Jadi ini kita perlu sampaikan. Kalau ada investor yang tertarik, monggo nanti kita bicarakan. Intinya semua kita kembalikan ke Kota Malang,” pungkasnya.

Stadion Gajayana sendiri merupakan stadion tertua yang ada di Indonesia. Pembangunan Stadion Gajayana pertama kali dicetuskan oleh Wali Kota Malang di tahun 1920-an, yakni H.I Bussemaker.

Pembangunan stadion ini dimulai pada tahun 1924 dan selesai pada tahun 1926. Di awal pembangunan, stadion ini hanya dapat menampung 5-10 ribu penonton.

Kemudia 18 tahun setelahnya atau tepatnya pada 2008, Stadion Gajayana melakukan peremajaan dengan penambahan jumlah kapasitas penonton menjadi 30.000.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *