SIARINDOMEDIA.COM – Kadar gula darah yang tinggi dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti kelelahan, sering haus dan lapar, sering buang air kecil, kesemutan, penglihatan kabur, serta luka sulit sembuh. Namun, kadang gula darah tinggi juga bisa tanpa gejala.
Jika dibiarkan tanpa pengobatan, gula darah tinggi bisa menyebabkan komplikasi diabetes, seperti penyakit jantung dan kerusakan saraf atau ginjal.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menurunkan gula darah yang ampuh agar kadar glukosa darah dapat terkontrol.
Berikut 5 cara yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi:
1. Jauhi makanan berlemak dan makanan manis
Salah satu pantangan bagi orang yang ingin menurunkan kadar gula darah adalah mengonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak atau gula, seperti gorengan, makanan olahan, buah kaleng, mentega, permen, dan es krim.
Bila tetap ingin mengonsumsi makanan tertentu yang mengandung lemak, pastikan makanan tersebut diolah dengan minyak sehat atau susu rendah lemak. Selain itu, hindari menambahkan terlalu banyak gula ke dalam makanan maupun minuman.
Membatasi porsi makanan dapat mengurangi asupan kalori dan mencegah lonjakan gula darah. Biasakanlah makan dengan porsi kecil secara perlahan dan selalu membaca jumlah kalori pada label makanan kemasan sebelum mengonsumsinya.
3. Jangan melewatkan waktu makan
Menghentikan kebiasaan melewatkan waktu makan dapat membantu menurunkan gula darah. Melewatkan waktu makan bisa mengakibatkan lonjakan kadar gula darah saat makan berikutnya.
Oleh karena itu, makanlah secara teratur 3 kali sehari. Jika ingin mengonsumsi camilan, pilih camilan yang sehat, seperti buah-buahan.
Serat dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan, sehingga kadar gula darah tidak naik dengan cepat. Oleh karena itu, perbanyaklah asupan serat, terutama dari buah dan sayuran untuk menurunkan gula darah, serta kacang-kacangan.
Pada orang dewasa, jumlah konsumsi serat yang dianjurkan adalah 32 gram per hari untuk wanita, dan 37 gram per hari untuk pria. Sebagai gambaran, jumlah asupan tersebut bisa dipenuhi dengan mengonsumsi 7–8 buah apel atau 3–4 gelas kacang polong rebus setiap harinya.
5. Pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah
Indeks glikemik adalah angka yang menggambarkan kecepatan suatu makanan untuk menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak menyebabkan kadar gula darah melonjak cepat. Contoh makanan dengan indeks glikemik rendah adalah sayuran hijau, kacang merah, wortel, dan oat.
Jangan lupa untuk rutin berolahraga juga ya, supaya tetap sehat!
















