SAM IPUNG SUMPIL BEBERKAN AWAL MULA LAHIRNYA GERAKAN AREMANIA SATU

SIARINDOMEDIA.COM – Aremania merupakan salah satu supporter klub bola paling militan yang dimiliki Indonesia. Sejarah panjang pendukung klub bola di Malang tersebut cukup menarik untuk diulas.

Pasca tragedi Kanjuruhan Tahun 2022 lalu, Aremania yang sempat mengalami perpecahan akibat beberapa faktor, kini suporter fanatik Singo Edan tersebut berupaya untuk kembali mensolidkan dan merapatkan barisan.

Adalah Sam Ipung Sumpil, salah satu penggagas Gerakan Aremania Satu membeberkan awal mula lahirnya solidaritas persatuan suporter di bumi Arema tersebut.

“Saya mempunyai pikiran kalau Aremania selalu seperti ini (pecah) sampai kapan. Kita harus bertengkar untuk mempertahankan klub. Terutama klub yang dibela masing-masing,” terang Ipung kepada Direktur Siarindo Media dalam kesempatan diskusi di kantor Siarindo Media, Kamis (28/12/2023).

“Kami prihatin dengan kerusakan kantor Arema FC yang disebabkan oleh salah satu oknum. Kita jangan sebut Aremanya,” sambungnya.

Keresahan itu, tambah Ipung, adalah bentuk keinginan dari hati yang terdalam untuk mempersatukan Aremania seperti sedia kala.

Dalam agenda diskusi ini, Sam Ipung ditemani oleh Sam Dian Konclok dan perwakilan Formatur Gerakan Aremania Satu, Sam Nanang KKO.

Ipung memulai niat baik ini dengan mengunjungi para Aremania di setiap wilayah se-Malang Raya.

“Akhirnya kita memulai Dengan sowan satu persatu. Tapi kadang kita mempunyai keinginan baik itu kan tidak semuanya menerima dengan baik,” ungkap pria yang tinggal di Sumpil tersebut.

Dari pertemuan tersebut, Ipung kemudian bertemu dan mencurahkan keresahannya kepada salah satu Aremania yang bernama Deni.

Mendengar keresahan Ipung, Deni menyarankan agar gerakan Aremania Satu tersebut dibicarakan lebih jauh bersama perwakilan Aremania yang mewakili klub masing-masing.

“Mas Deni bilang; ya udah nanti nunggu Mas Nanang dan juga Mas Dedik enaknya bagaimana nanti didiskusikan bersama,” kata Ipung menirukan perkataan Deni.

“Kalau bisa jangan (Aremania pendukung) Arema FC saja yang didudukkan, tapi semua Aremania,” sambungnya.

Setelah berhasil mengkosilidasi secara masif Aremania se-Malang Raya, Ipung mengungkapkan bahwa output dari gerakan ini nantinya bisa menjadikan Aremania memiliki legalitas dan berbadan hukum.

Sejauh ini, Gerakan Aremania satu sudah mengadakan pertemuan sebanyak 5 kali. Yang pertama digelar di stadion Gajayana dan yang terbaru digelar di kantor kelurahan Junrejo, Kota Batu pada Minggu (24/12/2023).

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *