SIARINDOMEDIA.COM – Apartemen Serpong Garden terendam banjir pada Rabu (27/12/2023). Menurut Ujat Sudrajat selaku kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, pada Kamis (28/12/2023), musibah ini terjadi pada Rabu sore setelah hujan deras mengguyur lokasi ini.
Akibatnya, luapan air sungai ini membuat tanggul jebol hingga merendam basement Apartemen Serpong Garden. Dilaporkan banjir setinggi 110 sentimeter dan 30 mobil terjebak banjir. Namun Kamis sore, banjir telah surut hingga 25 sentimeter atau sampai ban mobil.
Parkir apartemen Serpong Garden sebelah Stasiun Cisauk banjir
Hari Kamis (28/12) terjadi banjir di parkir mobil apartemen Serpong Garden, Cisauk, Kab Tangerang. Apartemen ini terletak di sebelah timur Stasiun Cisauk, namun berbeda pengembang dengan Cisauk Point (Adhi Karya).… pic.twitter.com/d2dLPWZTnm
— Jalur5 Community (@jalur5_) December 28, 2023
Lantas, bagaimana cara menangani mobil yang terendam banjir agar tidak rusak parah?
Simak uraiannya dalam artikel ini, ya!
1. Tidak menyalakan mesin mobil
Setelah mobil terendam air akibat banjir, jangan nyalakan mesin mobil untuk mencegah kerusakan mesin dan transmisi mobil.
Sebaliknya, bila kamu menyalakan mesin, maka air akan masuk ke dalam komponen mobil sehingga memperparah kerusakan. Korsleting hingga hydrolock atau kerusakan piston pun mungkin saja terjadi. Kondisi ini membuat mobilmu berpotensi untuk mati total. Tentu kamu tidak ingin hal ini terjadi, bukan?
2. Keluarkan air
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengeluarkan air dari dalam mobil untuk mencegah kerusakan kabel dan komponen mobil akibat endapan air.
Kamu bisa menggunakan bantuan vakum untuk menyerap material kering dan basah di dalam mobilmu. Sehingga genangan air bisa lebih cepat dikeluarkan.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan handuk untuk menyerap air dan mengeluarkannya dari mobil.
3. Cek bagian mesin
Selanjutnya adalah memeriksa apakah air masuk ke tangki minyak atau tidak. Karena masuknya air ke dalam tangka bisa mengubah kekentalan oli.
Untuk mengeceknya kamu bisa menggunakan dipstick. Kemudian lihat, apakah warna oli masih bening mengkilap atau sudah berubah menjadi putih susu atau kopi susu akibat tercampur air.
Jika warna oli sudah berubah, jangan nyalakan mesin untuk menghindari kerusakan silinder mesin.
4. Cek komponen listrik
Kemudian coba nyalakan lampu depan mobil, lampu belakang, power window, lampu sein, power lock, lampu pada kabin, AC, dan komponen lain yang terhubung dengan kabel, untuk mengecek komponen listrik di mobilmu.
Tak kalah penting, cek juga rem tangan, kopling, kemudi, dan cairan reservoir.
Sehingga kamu bisa mengerti keluhan yang harus segera ditangani oleh mekanik professional nantinya.
5. Biarkan ventilasi terbuka
Membiarkan ventilasi terbuka bertujuan untuk mempercepat pengeringan kabin dan area lainnya akibat terendam banjir. Parkir mobil di area hangat sambil membuka semua pintunya.
Kamu juga bisa menggunakan bantuan kipas angin bila tidak ada cahaya matahari yang memadai untuk proses pengeringan ini.
6. Mengganti komponen
Banjir akan membuat mobilmu bau. Sehingga kamu perlu mengganti keset lantai, karpet, pelapis, hingga panel pintu yang sudah terkena air.
Jangan lupa untuk melepas dan menjemur jok mobilmu agar tidak lembab dan cepat kering. Hal ini juga berfungsi untuk mencegah timbulnya jamur pada komponen mobilmu. Karena jamur mudah sekali tumbuh subur di tempat yang lembab.
Demikian 6 cara mengatasi mobil yang terendam banjir seperti yang terjadi di Apartemen Serpong Garden. Semoga membantu!














