SIARINDOMEDIA.COM – Nepo baby menjadi salah satu trending di Google pada Selasa, (26/12/2023) setelah debat cawapres putaran pertama digelar. Hal ini lantaran media asing Al Jazeera memberikan julukan ini Gibran Rakabuming Raka atas penampilannya di acara debat tersebut.
Calon wakil presiden nomor urut dua ini banyak mencuri perhatian karena dianggap lebih unggul dibanding dua pesaingnya yang lain.
Lalu apa itu nepo baby?
Nepo Baby adalah julukan yang berarti bayi nepotisme. Mengutip Al Jazeera, pandangan ini banyak mengarah ke Gibran sejak pencalonan dirinya di Bulan Oktober lalu dan dianggap sebagai calon wakil presiden yang paling kontroversial di sepanjang sejarah Indonesia.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini dianggap kurang pengalaman politik selain menjadi Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah selama dua tahun. Sebaliknya, pesaingnya, Abdul Muhaimin Iskandar sebelumnya menjadi wakil ketua parlemen dan Mahfud MD sebagai menteri yang bertanggung jawab mengkoordinasikan urusan politik, hukum, dan keamanan. Sehingga dianggap lebih layak dibanding Gibran.
“Dia berlatih lebih baik dibandingkan dua kandidat lainnya, yang mungkin akan mengesankan beberapa pemilih,” ucap Ian Wilson, dosen studi politik dan keamanan di Universitas Murdoch di Perth, Australia.
Meski begitu, penjelasan dan tanggapan Gibran dalam debat cawapres hari Jum’at, (22/12/2023) disebut memiliki substansi kebijakan dan tidak hanya mengandalkan kombinasi slogan dan fakta.
Wilson juga menambahkan, akan sulit untuk melepas bayang-bayang Jokowi meski Gibran telah berusaha membranding dirinya dengan baik. Sehingga julukan “nepo baby” ini melekat padanya.
“Meski Gibran telah menunjukkan branding dirinya sebagai generasi milenial yang berpikiran segar, tapi dia masih tetap terlihat sebagai anak dari ayahnya (Jokowi). Komitmen-komitmennya untuk melanjutkan kebijakan-kebijakan khas Jokowi seperti proyek ibu kota Nusantara juga sangat tegas,” imbuhnya.














