SEJARAH KLEPON, KUE TRADISIONAL JAWA YANG JUGA POPULER DI BELANDA

SIARINDOMEDIA.COM – Klepon adalah salah satu kue tradisional yang berasal dari Jawa, tetapi juga populer di wilayah-wilayah lain seperti Sumatra dan Sulawesi, serta di negeri jiran, Malaysia, Brunei, dan Singapura, hingga Belanda.

Klepon memiliki sejarah menarik. Mari kita simak lebih lanjut:

1. Asal usul klepon

Klepon telah menjadi bagian dari warisan leluhur dalam tradisi kuliner Indonesia.

Bukti tertulis paling tua yang memuat tentang klepon dapat ditemukan dalam naskah atau pusaka Keraton Surakarta yang ditulis pada awal abad ke-19.

Dalam naskah tersebut, kata “klepon” beberapa kali disebutkan sebagai bagian dari hidangan yang digunakan untuk suguhan jamuan makan dan juga acara ritual seperti selamatan atau pesta perayaan di keraton.

2. Terbuat dari tepung beras ketan

Kue klepon terbuat dari tepung beras ketan yang umumnya diberi pewarna hijau melalui penggunaan daun pandan atau daun suji dan bisa dengan pewarna makanan.

Adonan klepon dibentuk seperti bola-bola kecil dan diberi isian berupa gula merah, lalu direbus dalam air mendidih. Klepon yang sudah masak lalu dibaluri parutan buah kelapa.

3. Pengenalan di Belanda

Pada tahun 1950-an, klepon diperkenalkan di Belanda oleh seorang imigran Indonesia yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur.

Cicipi kue klepon
ENAK. Talin Thomissen, seorang anak blasteran Indonesia-Belanda mencicipi klepon untuk pertama kalinya. Foto: Bambang Ponco/kabarbelanda.com

Sejak saat itu, kue klepon sudah dijual beberapa toko-toko dan restoran di Belanda.

Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan kita tentang kue tradisional yang lezat ini.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *