KETUM KONI KOTA MALANG BEBERKAN FAKTOR MEROSOTNYA PRESTASI KOTA MALANG DI PORPROV VIII

SIARINDOMEDIA.COM – Dalam kesempatan berbincang santai dalam program Speak Up: Terus Terang, Raden Djoni Sujatmoko, Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang membeberkan beberapa faktor penyebab merosotnya prestasi Kota Malang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VIII.

Dalam kesempatan ini, setidaknya ada tiga faktor yang menjadikan kontingen Kota Malang turun di posisi ketiga perolehan akhir kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Terkait Porprov 2023 kemarin evaluasi kita memang terlalu sulit, bahkan sangat sulit waktu persiapannya,” terang Djoni kepada Direktur Siarindo Media, Abdul Muntholib dalam podcast ABM Inside, Selasa (12/12/2023).

“Waktu Puslatnya itu terlalu singkat, ya. Yang lain sudah Puslat sementara kita disibukkan dengan agenda pemilihan ketua KONI (Kota Malang),” imbuhnya.

Lebih lanjut, owner NK Cafe tersebut menambahkan, selain singkatnya program Puslat dan kesibukan menyiapkan ketua baru, faktor lain adalah cuaca yang ada di Sidoarjo.

Selain itu, Djoni menilai, kurangnya turnamen atau kompetisi di beberapa cabor juga menjadi salah satu faktor menurunnya performa arek-arek Malang di Porprov 2023.

“Puslat kan butuh turnamen. Dari situ kita bisa lihat sejauh mana jadi bisa terukur. Kalau tidak ada turnamen ya berat,” tuturnya.

Sebelumnya, ujar Djoni, Kota Malang telah optimis akan meraih 104 medali emas di ajang ini. Sayangnya Kota Malang harus puas dengan mengantongi 74 emas saja. Itu juga yang menyebabkan Kota Malang harus puas bertengger di peringkat ketiga di bawah juara bertahan Surabaya dan tuan rumah Sidoarjo.

“Pesaing kita, Sidoarjo itu sudah mempersiapkan event ini sejak satu tahun,” terang Djoni.

Sebagaimana diketahui, dalam ajang dua tahunan olahraga prestasi tingkat Jawa Timur tersebut, Kota Surabaya berhasil keluar sebagai juara umum dengan mengumpulkan poin terbanyak yakni 1.012 poin dari rincian 163 medali emas, 125 perak dan 110 perunggu.

Kemudian disusul peringkat kedua yang diisi oleh salah satu tuan rumah Porprov VIII yakni Sidoarjo dengan mendulang 97 emas, 90 perak dan 112 perunggu atau setara 680 poin.

Sementara Kota Malang berada di posisi ketiga dengan perolehan 74 emas, 52 perak dan 80 perunggu total 480 poin.

Torehan tersebut merosot dari Porprov edisi ke-7 yang mana Kota Malang menduduki posisi Runner Up dengan perolehan akhir 486 poin dengan rincian 70 emas, 67 perak dan 72 perunggu.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *