SIARINDOMEDIA.COM – Petani perempuan memegang peranan besar dalam pertanian di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia menyatakan jumlah petani perempuan di Indonesia berjumlah sekitar 8 juta orang. Hampir 24 persen dari 25,4 juta petani adalah perempuan petani.
Di sisi lain, perempuan petani menghadapi perjuangan yang berlapis-lapis. Mereka menghadapi hambatan dalam hal akses terhadap lahan, informasi, layanan penyuluhan, modal, dan masukan lainnya, dan lebih cenderung memiliki pekerjaan musiman, paruh waktu, dan bergaji lebih rendah dibandingkan laki-laki.
Selain itu, mereka umumnya bertanggung jawab mengelola keuangan, kesehatan, dan pendidikan keluarga mereka. Pendidikan dan peningkatan kapasitas bagi perempuan petani diperlukan untuk memastikan keseimbangan peran mereka dalam keluarga dan pekerjaan mereka sebagai petani.
Berdasarkan hal tersebut, Yayasan Agri Sustineri Indonesia bekerjasama dengan mitra kami, Corteva dan Global Giving, menginisiasi program pelatihan literasi keuangan dan kesehatan keluarga untuk keluarga petani terutama di wilayah Jawa Timur.
Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mengelola keuangan keluarga dan meningkatkan pengetahuan dan akses informasi petani perempuan terkait dengan kesehatan dasar keluarga.

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 27 sampai 30 November 2023. Lebih dari 300 peserta dari 20 Desa yang tersebar di 3 Kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Malang antusias mengikuti acara.
Pelatihan ini diharapkan menjadi kegiatan berkelanjutan yang dapat mengembangkan kapasitas dan pengetahuan wanita tani sebagai pemegang peran penting dalam keluarga sekaligus mendukung ekonomi keluarga melalui aktifitas usaha pertanian.
“Terima kasih YASI, Corteva, dan Global Giving, atas terselenggaranya Pelatihan Literasi Keuangan dan Kesehatan Keluarga untuk Petani Perempuan di Jawa Timur. Pelatihan ini menambah ilmu dan wawasan serta mendorong saya untuk dapat mengembangkan keuangan usaha saya agar lebih baik lagi, sambil tetap menjaga kesehatan keluarga saya,” ucap Neni Kurniasih, peserta dari Kabupaten Jember.
Pelatihan ini diharapkan menjadi pelatihan yang berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak keluarga petani di Indonesia.

YASI sedari awal berdiri fokus untuk memberikan kesempatan lebih bagi wanita untuk dapat mengikuti program kami. Saat ini, kami telah memberikan kesempatan memiliki usaha untuk 185 petani wanita di desa dan juga menjadi peternak perempuan. Wanita tani ini telah melayani lebih dari 6000 rekan petaninya, dengan 21 unit usaha pembibitan, 28 unit usaha kios tani, 25 unit usaha penggemukan ternak skala kecil, 100 unit usaha jual beli hasil bumi, dan 4 unit usaha produksi pupuk organik padat dan cair.
Penjualan mereka telah mencapai 11 miliar rupiah (Januari – September 2023), dengan memberikan akses pinjaman usaha dari mitra YASI sebesar 650 juta rupiah dan usaha ini juga menggunakan uang pribadi saat pendiriannya.
YASI (Yayasan Agri Sustineri Indonesia) adalah organisasi nirlaba yang mempromosikan pertanian berkelanjutan melalui program Pancer Tani.
Pancer Tani memberikan kesempatan kepada perempuan, pemuda, dan masyarakat yang tinggal di pedesaan untuk mengembangkan dan memperkuat keterampilan kewirausahaan, dan pengetahuan bisnis di bidang pertanian serta memberikan pelatihan oleh YASI Academy.
YASI saat ini mendampingi lebih dari 700 Pancer Tani di seluruh Indonesia, antara lain Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan NTT. YASI juga melaksanakan program Seed2B atau Program Produksi Benih Berkualitas, serta mendukung Program Budidaya, selain Program Pancer Tani. YASI juga berfungsi sebagai penghubung antara petani dan pelanggan komoditas yang ada.

YASI juga memberikan peningkatan kualitas dan pelatihan literasi keuangan, pengelolaan keuangan, akses pinjaman, dan teknologi media. Untuk melaksanakan program-programnya, kami telah bekerja sama dengan mitra nasional dan internasional.
YASI membuka kesempatan bagi siapapun untuk berkolaborasi dan bermitra untuk mendukung program pertanian berkelanjutan.
Saat ini YASI sudah berkolaborasi dengan pemerintah, swasta, universitas, dan berbagai organisasi untuk mewujudkan masa depan yang cerah bagi petani kecil melalui program kolaboratif. Informasi lebih lanjut mengenai YASI dapat diakses di www.agrisustineri.org. (*)













