SIARINDOMEDIA.COM – Anjasmara kembali membawa karya baru dalam film bertajuk ‘Hamka & Siti Raham (Vol. 2)’. Ini adalah film keempatnya menjadi Soekarno setelah sebelum-sebelumnya dia juga dipercaya untuk memainkan peran menjadi presiden pertama Indonesia tersebut.
Anjasmara awalnya diamanahi untuk memerankan Soekarno pertama kalinya dalam film televisi (FTV), kemudian yang kedua dan ketiga adalah melalui pementasan teater.
Dalam kesempatan wawancara, Anjasmara pun mengaku walau sempat deg-degan tetapi perannya sebagai Soekarno kali ini lebih mudah dibanding sebelumnya. Hal ini karena dia sudah memiliki pengalaman di proyek-proyek sebelumnya.
Selebihnya, dia tidak merasa terlalu khawatir dengan penilaian warganet yang bisa berbeda terhadap karakter yang diperankannya, karena Fajar Bustomi selaku sutradara telah memujinya sempurna.
Semua ini tak lepas dari perkataan Ibu Rahmati sehingga Anjasmara merasa terbantu dengan itu.
“Waktu itu saya dapat wejangan dari almarhumah Ibu Rahmawati (salah seorang anak Soekarno) bagaimana masa-masa terakhir beliau (Soekarno). Jadi, nggak sulit,” ucap aktor 48 tahun ini.
Perannya ini membuat Anjasmara mendapat pelajaran seputar politik saat masa kepemimpinan Soekarno. Sehingga dia menilai hal ini masih terus berlanjut hingga sekarang.
Selain itu, sosok Soekarno juga memberinya banyak hikmah dan pelajaran moral yang menyentuh. Seperti misalnya, menyatukan banyak kepala untuk satu visi dan misi positif yang sama.
“Semoga suatu hari nanti saya bisa mengaplikasikan apa yang bisa saya dapatkan dari karakter Bung Karno,” tutupnya.














