KEMENTERIAN KESEHATAN GAZA: 12 ORANG TEWAS DALAM SERANGAN ISRAEL KE RUMAH SAKIT INDONESIA

3 WNI YANG BEKERJA DI RS INDONESIA TAK DAPAT DIHUBUNGI

SIARINDOMEDIA.COM – Sedikitnya 12 orang tewas semalam dalam serangan Israel ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza di utara dan ratusan orang terkurung di dalam rumah sakit tersebut, menurut laporan Kementerian Kesehatan Palestina.

Tank-tank Israel juga mengepung Rumah Sakit Indonesia semalam. Kementerian Kesehatan Palestina menggambarkan situasi setelah serangan semalam sebagai ‘bencana besar” karena ratusan orang tidak dapat menyelamatkan diri.

Staf Rumah Sakit Indonesia bersikeras mereka akan tinggal untuk merawat yang terluka. Ada sekitar 700 orang yang terluka akibat serbuan Israel semalam, termasuk staf medis.

Kementerian Kesehatan Palestina sudah berusaha untuk mengevakuasi warga sipil, dan staf Rumah Sakit Indonesia sudah berkali-kali memberikan pernyataan bahwa tidak ada pejuang Hamas yang bersembunyi di sana. Akan tetapi hal itu tidak digubris militer Israel dan tetap memborbardir rumah sakit tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel mengklaim bahwa mereka telah membunuh tiga komandan kompi Hamas dan pasukan IDF terus beroperasi di Jalur Gaza. Mengarahkan pesawat untuk menyerang teroris, infrastruktur teroris, dan mereka sedang berusaha untuk menemukan lokasi senjata dan peralatan militer.


Kementerian Luar Negeri Indonesia mengutuk tindakan Israel yang menyerang rumah sakit dan mendesak sekutu Israel untuk menggunakan pengaruhnya agar negara zionis itu dapat mengendalikan militernya.

“Serangan tersebut jelas merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional,” kata Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dalam pernyataan pers.

“Semua negara, terutama yang mempunyai hubungan dekat dengan Israel, harus menggunakan seluruh pengaruh dan kemampuan mereka untuk mendesak Israel menghentikan kekejamannya,” sambungnya.

Retno Marsudi juga menambahkan bahwa ada tiga warga negara Indonesia yang bekerja sebagai sukarelawan di Rumah Sakit Indonesia. Mereka tak dapat dihubungi setelah serbuan Israel ke rumah sakit tersebut. (*)

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *