SIARINDOMEDIA.COM – Kota Batu genap memasuki usia ke-22 tahun. Dalam peringatan ulang tahun itu, Pemkot Batu menjadikan Pasar Induk Among Tani sebagai tempat upacara HUT ke-22 Kota Wisata tersebut.
Seperti hari-hari biasanya, saat matahari mulai menyengat kulit, upacara dimulai tepat pukul 08:30 WIB. Permulaan upacara ini terbilang terlambat dari jam semula adalah jam 07:00 WIB.
Selain memperingati hari jadi Kota Batu, agenda di Pasar Induk Among Tani tersebut sekaligus memperingati Hari Jadi Provinsi Jatim ke-78.
Dalam kesempatan kali ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu, Ahmad Dahlan, S.Sos, MAP., didapuk sebagai perwira upacara.
Selanjutnya, upacara diawali dengan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945 dan pembacaan sejarah singkat Kota Batu oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Batu.
Kemudian, upaca disambung dengan pidato Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Dalam pidatonya, Pj Wali Kota Batu itu mengungkapkan bahwa di usia yang ke-22 ini adalah momentum menjaga kebersamaan dan meningkatkan prestasi untuk Kota Batu ke depannya.
“Di usia yang ke-22 ini momentum yang kita jaga adalah momentum kebersamaan dan juga optimis untuk terus meningkatkan diri dalam memberikan prestasi yang terbaik,” ujar Aries.
“Tanpa pemimpin-pemimpin Kota Batu sebelumnya tidak mungkin di usia yang ke-22 ini terus memberikan perhatian yang serius kepada masyarakat Kota Batu,” lanjutnya.
Di lain sisi, kegiatan ini juga diisi dengan penyematan lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono kepada orang-orang yang berpengaruh dan memiliki peran penting di Kota Batu.

Di akhir upacara juga diisi dengan beberapa penampilan; mulai dari Drumband SMAN Taruna Nala, Paduan Suara Kolosal, Tarian Kolosal hingga atraksi udara dari pasukan TNI AU Abdul Rahman Saleh.
Dalam sesi ini, Pj Wali Kota Batu dan jajaran Pemkot Batu turut serta dalam penampilan meskipun terik matahari menyengat di suhu 35 Derajat Celcius.














