TANGKAL SUARA HILANG, JANGAN SALAH PILIH SAKSI

SIARINDOMEDIA.COM – Ini harus menjadi perhatian serius para bakal calon legislatif (bacaleg). Jika mereka ingin mendapatkan suara utuh dan terhindar dari kecurangan saat pemilihan, maka memilih saksi harus tepat.

Karena keberadaan saksi itu sangat vital. Terutama selama proses pemilihan di tempat pemungutan suara (TPS) hingga rekapitulasi data. Ini harus dipelototi saksi. Tidak boleh lengah. Karena dari situlah, potensi adanya kecurangan dari penyelenggara pemilu dari tingkat bawah.

”Makanya jangan pilih saksi yang ngantukan atau suka makan. Biar tidak lengah saat proses pemilihan,” saran Ashari Husin, mantan anggota KPU dan Bawaslu Kota Malang dalam acara Workshop bertajuk ‘Mengawal Suara di Bilik Demokrasi’ di RM Kertanegara, Rabu (20/9/2023) siang.

Peserta Workshop
JANGAN SALAH PILIH SAKSI. Para audiens Workshop ‘Mengawal Suara di Bilik Demokrasi’ di RM Kertanegara, Rabu (20/9/2023) siang. Foto: Abdul Muntholib

Di depan puluhan para bacaleg itu, Ashari kembali menegaskan, potensi pelanggaran pemilu itu justru dilakukan penyelenggara. Karena ada dua tipe penyelenggara itu.

Pertama, mereka sama sekali tidak paham dengan regulasi kepemiluan. Istilahnya nol puthul dan polos. Kedua, penyelenggara yang profesional namun sudah dikendalikan sponsor.

Dua-duanya ini sama kurang baiknya. Nah, karena ada dua tipe itu, peran saksi bagi caleg sangat menentukan juga. Jangan sampai, suara yang sudah didapat tiba-tiba raib atau pindah ke caleg atau partai lain.

”Saat di TPS, saksi harus diperkuat. Saksi harus pintar dan tahu regulasi. Kalu perlu, kami nanti siap memberi pelatihan kepada para saksi,” ungkap Ashari yang mendapat applaus dari audiens.

Bertanya kepada narasumber workshop
PERAN SAKSI MENENTUKAN. Seorang audiens mengajukan pertanyaan kepada narasumber di Workshop ‘Mengawal Suara di Bilik Demokrasi’. Foto: Abdul Muntholib

Dalam acara yang diinisiasi Malang Peduli Demokrasi dan disupport Siarindo Media itu, hadir dua nara sumber lain. Yakni Alim Mustofa, mantan Ketua Bawaslu Kota Malang dan George da Silva, mantan komisioner Bawaslu Kabupaten Malang. (abm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *