ULANG TAHUN PERTAMA YAYASAN ANAK BANGSA BIKIN TERHARU KETUA DPRD KOTA MALANG

SIARINDOMEDIA.COM – Ulang tahun pertama Yayasan Bersama Anak Bangsa Malang (YBABM) membuat terharu Ketua DPRD Kota Malang. Yayasan yang banyak memberikan fasilitas kepada para penyandang disabilitas ini unjuk talenta di lantai satu gedung DPRD Kota Malang. Apalagi saat empat penyandang tuna netra membawakan lagu ‘Laskar Pelangi’ milik Nidji.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pihaknya selalu berkomitmen mendukung segala kegiatan kemasyarakatan. Salah satu wujudnya dengan didirikannya Galery Dsmart di gedung dewan yang memang diperuntukan untuk menggelar berbagai produksi/karya panyandang disabiltas.

“Kedepan acara seperti ini dapat digelar ruang paripurna, agar dapat merasakan aura sidang,” ungkap Made, Jumat (8/9/2023).

Dalam kesempatan tersebut empat panyandang tuna netra berkesempatan unjuk talenta. Mereka melantunkan lagu Laskar Pelangi dari Nidji. Begitu sempurna pembawaan mereka hingga Ketua Dewan terlihat terharu mendengarkannya.


Ketua Yayasan (YBABM) Yuni Kartika Sari, dalam kesempatan ini berharap, lembaga ini dapat perhatian dari Pemerintah karena selama ini telah banyak bergerak dalam sosial kemasyarakatan. Seperti bidang kesehatan, pendidikan dan memfasilitasi bebagai keperluan warga disabilitas.

“Jika ada anak disabilitas butuh kursi roda atau tongkat untuk tuna netra, kami mencarikan donatur untuk kebutuhan tersebut,” ucap Yuni.

Ketua DPRD & Pimpinan YBABM
1ST ANNIVERSARY. Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menerima tumpeng dari Ketua Yayasan YBABM. Foto: Dedik Achmad.

Lewat acara Anniversary ini Yayasan Anak Bangsa unjuk kebolehan berbagai bakat anak disabilitas. Termasuk unjuk bakat anak-anak yang normal namun hidup di bantaran sungai dan kampung pemulung daerah Muharto.

“12 anak disabilitas akan tampil. Mereka akan unjuk kebolehan menari, melukis, menyanyi dan qiro’ah Qur’an,” kata Yuni.

Dengan penampilan ini, Yuni ingin menyampaikan, jika disabiltas tidak perlu dikasihani. Tapi bakat minat mereka yang perlu diwadahi dan disalurkan.

Seperti contohnya Fahira, Qiroatil Quran yang beberap waktu lagi menyabet juara ke dua di tingkat propinsi. Padahal rivalnya para pelantun Alquran orang dewasa normal semua.

Author

  • Kuli tinta yang gemar rebahan sekaligus doyan makan. Namun terobsesi pengen jadi manusia yang manfaat dunia akherat.

    View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *