BERKEMEJA PUTIH DAN BERKOPIAH, ANIES-CAK IMIN DI DEKLARASI PILPRES 2024

SIARINDOMEDIA.COM – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan deklarasi pencalonan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin) sebagai Capres dan Cawapres di Pilpres 2024. Uniknya dalam deklarasi tersebut, baik Anies maupun Cak Imin sama-sama mengenakan kemeja putih dan berkopiah.

Pendeklarasian Anies-Cak Imin sebagai Bacapres dan Bacawapres di Pilpres 2024 dilakukan di Hotel Mojopahit Surabaya, Sabtu (2/9/2023). Selain kedua pasangan, hadir pula Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, beberapa elite Nasdem dan PKB, serta puluhan ulama Jatim dan Jateng.

Cak Imin yang juga Ketua Umum PKB, tiba di lokasi deklarasi menjelang pukul 2 siang. Cak Imin mengenakan peci hitam serta baju putih. Sementara Anies datang bersama Ketua Umum Nasdem Surya Paloh di Hotel Majapahit sekitar pukul 14.17 WIB.

Sama-sama berkemeja putih dan berkopiah, baik Anies, Cak Imin maupun Surya Paloh seolah mengingatkan pada kampanye Pilpres 2014 di mana Jokowi sebagai kandidat kala itu juga mengenakan outfit serupa.

Putih berkopiah, deklarasi Anies-Cak Imin
DEKLARASI ANIES-CAK IMIN. Surya Paloh, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di atas panggung deklarasi bacapres-bacawapres Anies-Cak Imin. Foto:@zainul_munas/Twitter

Sejumlah tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sejak awal mendukung pencalonan Anies Baswedan juga tampak di Hotel Mojopahit. Meski demikian, tanpa kehadiran Sekjennya, Habib Aboe Bakar Al Habsyi, dukungan total PKS terhadap Anies-Cak Imin masih diragukan.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, juga tak hadir. Dia hanya memberi ucapan selamat atas bergabungnya PKB di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dari DPP PKS, Pasar Minggu, Jaksel, Sabtu (2/9/2023)..

“Pertama, PKS menyambut baik dan mengucapkan ahlan wa sahlan wa marhaban atas bergabungnya PKB dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang mengusung Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024,” ucapnya.

Ahmad Syaikhu optimis duet Anies-Cak Imin meraih kemenangan di Pilpres 2024 dan mampu mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera dan bermartabat.

Hal ini berbeda dengan Partai Demokrat yang sebelumnya berada di KPP. Demokrat langsung memutuskan hengkang hanya beberapa saat setelah Anies dipastikan akan dipasangkan dengan Cak Imin sebagai kandidat peserta Pilpres 2024.

Demokrat hengkang karena kecewa Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono, tidak jadi dipasangkan dengan Anies. Padahal putra sulung mantan Presiden RI keenam, SBY, itu sejak awal diharapkan menjadi pendamping Anies.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *