SIARINDOMEDIA.COMÂ – Memperingati hari jadinya yang ke-70, Paroki Maria Diangkat Ke Surga (MDKS) Lely menggelar seminar kebangsaan di PPKM UNIO, Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (26/8/2023).
Seminar tersebut merupakan rangkaian agenda HUT ke-70 Paroki MDKS Lely yang jatuh pada tanggal 16 September mendatang. Agenda tersebut tampak semarak sebab dihadiri berbagai lapisan masyarakat serta Tokoh Agama dan Kepercayaan dari Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang.
Anastasia Ida Soesanti, Bendahara Acara mengungkapkan, bahwa rangkaian agenda ini sudah dimulai sejak bulan Juli. Ada banyak macam giat yang dihelat, mulai dari bazar, jalan sehat, demo masak bunga sari hingga Seminar Kebangsaan.
“Nanti ada seminar keluarga di tanggal 4 September. (Agenda peringatan HUT ke-70) masih terus sampai tanggal 10 September,” kata Ida kepada reporter Siarindo Media di sela-sela agenda.
Di lain sisi, agenda yang digagas Paroki MDKS Lely ini dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat. Mulai dari Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto S.I.K., M.Si., Dandim 0833/Kota Malang, Letkol Kav Heru Wibowo Sofa S.H., Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartike S.E hingga anggota DPR RI Dapil V, Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M.
Paroki MDKS Lely atau biasa dikenal Paroki Celaket, telah ditetapkan menjadi Paroki pada hari Minggu Kliwon pekan kedua bulan September 1953 oleh Vicaris Apostolik Pastor Albers O.Carm dan menamakan paroki ini dengan sebutan Paroki St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga (Beatae Mariae Virginis Assumptionis).
Anastasia Boedi Koesoemaningdijah, Ketua Pelaksana agenda ini mengutarakan, bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjaga keinginan dan kondusifitas masyarakat saat menjalani tahun politik.
“Saya ingin menyampaikan pesan dari Romo Paroki kami yaitu Romo Eko Atmono. Beliau menginginkan bahwa umat Katolik dalam rangka menyongsong tahun politik 2024 tidak alergi terhadap politik,” ucap Diah dalam sambutannya.
“Tidak ada kaum Katolik yang tidak menggunakan hak pilihnya. Tidak boleh beralergi berpolitik. Supaya Indonesia semakin maju di masa depan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Diah memaparkan bahwa agenda seminar ini diisi oleh dua pakar yang berkompeten di bidangnya yaitu Prof. Dr. FX. Eko Armada Riyanto, Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Malang dan Prof. Dr. Syamsul Arifin M.Si., Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan dimoderatori Engelbertus Kukuh Widijatmoko S.H., M.Pd.
Khusus pemateri kedua, Syamsul Arifin, merupakan delegasi istimewa dari pemateri sebelumnya yang berhalangan hadir yaitu Prof. Dr. Fauzan M.Pd., rektor UMM.
Lebih jauh lagi, agenda ini dimulai tepat selepas maghrib. Sebelum menuju acara utama, Paroki MDKS Lely menyajikan beberapa penampilan. Mulai dari menari, menyanyi hingga puisi Pemuda Papua.

Dalam agenda ini, Diah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh audiens yang hadir karena telah turut serta dalam memeriahkan peringatan HUT ke-70 Paroki MDKS Lely tersebut.
“Saya sangat berterima kasih. Yang jelas acara ini untuk kita bersama mari kita nikmati bersama. Luar biasa sekali malam hari ini. Terimakasih, Tuhan memberkati kita semua,” tutup Diah.












