SIARINDOMEDIA.COM – Dalam pidato di upacara Hari Kemerdekaan, Wali Kota Malang sempat menahan tangis. Selain memberi sambutan, momen itu juga menjadi momen baginya untuk berpamitan.
Puncak peringatan hari kemerdekaan RI ke 78 diselimuti suasana haru. Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam pidatonya meminta waktu sejenak kepada hadirin dan peserta upacara. Dalam kesempatan tersebut dia sekaligus juga berpamitan mengingat masa jabatannya akan berakhir pada 28 September mendatang.
“Saya bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko meminta maaf jika ada salah dalam memimpin Kota Malang,” ucapnya.
Sambil terbata-bata menahan haru, Sutiaji melanjutkan sambutannya. Dia menuturkan keberhasilan dapat menghantarkan pertumbuhan ekonomi Kota Malang hingga 6%. Padahal angka tersebut belum pernah tercapai dalam beberapa dekade.

Sutiaji lantas mengajak seluruh Kepala Dinas untuk sowan ke beberapa Wali Kota Malang sebelumnya. Dia merasa para mantan pimpinan pemerintahan tersebut sudah dianggap guru.














