KOMUNITAS DAMPER STYLE GELAR BALAPAN TAMIYA SERIES 3 DI GEDUNG MCC

AJANG UNTUK MENCARI RACER BARU DI KOMUNITAS TAMIYA KOTA MALANG

SIARINDOMEDIA.COM – Komunitas pecinta Taminya, Damper Style menggelar balapan Tamiya bertajuk ‘Malang Damper Style Series 3’ di Gedung Malang Creative Center, Minggu (13/8/2023).

Agenda yang diikuti sekitar 29 tim tersebut merupakan ajang mencari pemain atau racer baru Tamiya di Kota Malang.

“Ini saya (tujuannya) menjaring pemain-pemain baru biar berani di kancah nasional. Jadi kita adakan seri, biar mereka tidak fun race saja, biar mereka keluar lah. Jadi belajarnya di sini,” kata Rachmad Priyanto, ketua pelaksana Malang Damper Style kepada reporter Siarindo Media, Minggu (13/8/2023).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Memed Malang tersebut memaparkan, event balapan Tamiya ini digelar rutin minggu kedua setiap bulannya. Euforia peserta tampak meriah ketika tamiya milik mereka dapat melewati sikuit dengan sempurna.

Tak tanggung-tanggung, di sela-sela perlombaan, para peserta dari masing-masing tim tampak totalitas merakit Tamiya meraka agar dapat menaklukkan medan lintasan yang telah disediakan panitia.


Di sisi lain, Memed Malang menambahkan, bahwa komunitasnya telah terafiliasi dengan badan Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang mana balapan Tamiya sendiri memiliki jenjang prestasi.

“Kita sudah masuk ke IMI. Kita sudah ada kelasnya di IMI. Kelasnya mirip seperti ini cuma diwajibkan (Tamiya) original,” terang Memed Malang.

“Jadi kalau kelas nasionalnya (Tamiya) original semua. Berhubung kita diambil yang di daerahnya, kita ambil yang (Tamiya) KW,” imbuhnya.

Rachmat Priyanto & Erfan Ardianto
JARING RACER BARU. Ketua Pelaksana Malang Damper Style Series 3, Rachmat Priyanto (kiri) bersama rekannya Erfan Ardianto (kanan). Foto: Izzuddin

Lebih lanjut, Memed memaparkan bahwa komunita pecinta Tamiya tersebut sudah berdiri sekitar tiga tahun yang lalu, tepatnya tahun 2020. Menurutnya, kelas Damper Style adalah salah satu kelas yang memiliki peminat banyak.

Selain itu, pada event kali ini, siapa pun diperkenankan untuk join. Dalam arti lain, ukuran kompetisi di Damper Style bukanlah usia melainkan standart Tamiya itu sendiri.

Memed Malang berharap, melalui event ini, pihaknya dapat menjaring pemain baru dan para anggota komunitas Tamiya semakin solid.

“Harapan saya satu; Kota Malang Bersatu. Jadi biar kompak mau main ke mana aja bawa bendera Malang,” ujar Memed.

“Soalnya bermain Tamiya bukan Cuma di gengsi aja. Cuma ya persaingannya juga ketat sekali. Dari segi mobil, dari segi biaya, mentalnya juga. Pokoknya saya pinginnya Kota Malang tetap kompak, tetap bersatu semua. Event-event di kota lain juga ikut terus,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment