SIARINDOMEDIA.COM – Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno, mengajak ormas Islam Muhammadiyah ikut memerangi money politik. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara “Bincang Politik Nasional” yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (10/8/2023).
Ditemui di sela-sela acara, Sri Untari mengungkapkan jika dulu pengalamannya di beberapa pemilu tidak pernah bermain money politik. Dia menjabat dua periode menjadi anggota Dewan di Kota Malang, yang kemudian berlanjut dua periode pula di DPRD Provinsi. Kesemua periode tersebut dilewatinya tanpa politik uang sama sekali.
“Sayang, kini banyak survei yang menyebutkan tentang maraknya money politik,” ungkap Sri Untari.
Maka Untari berharap pihak Ormas Islam terutama Muhammadiyah untuk mengedukasi umat tentang pemilu. Menurutnya pilihan terbaik dalam coblosan nanti bukan karena uang. Dia khawatir, kondisi ini justru akan memproduksi wakil rakyat yang cuma duduk dalam rapat.
“Mereka menjadi anggota Dewan yang tidak mau kerja, dan tidak mau turun ke masyarakat,” ucap Untari.

Disinggung tentang posisi kaum hawa dalam pemilu mendatang, Untari menyatakan masih setia berjuang di PDI Perjuangan. Lantaran dia berasal dari gerakan ekonomi perempuan yang di partai ini mendapat porsi berimbang.
Dia menilai, dukungan perempuan untuk masuk di ruang demokrasi publik ini tak lepas dari peran keluarga.
Banyak perempuan tidak telaten menghadapi tantangan dinamika sosial masyarakat. Pasalnya tantangan terberat justru datang dari keluarga sendiri. Dukungan suami dan anak menjadi dukungan yang vital agar perempuan dapat bertahan di ruang publik
Tanpa dukungan inti keluarga tersebut, Untari meyakini, dapat dipastikan nurani wanita tidak akan tenang melayani publik.














