SIARINDOMEDIA.COM – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyebut Pemkot Malang berkomitmen memasyarakatkan olahraga tradisional.
“Ini (Perlombaan olahraga tradisional) akan terus. Jadi Pemerintah Kota Malang punya komitmen yang luar biasa tinggi, ke depan terus kita galakkan, kita masyarakatkan, baik di tingkat masyarakat, di kepala tingkat daerah, maupun di tingkat vertikal,” kata Kadisporapar saat ditemui di sela-sela perlombaan olahraga tradisional Pemkot Malang di stadion Gajayana, Senin (7/8/2023).
Lebih lanjut, Baihaqi memaparkan, bahwa olahraga tradisional telah mulai dikenalkan sejak dibentuknya undang-undang No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Selain itu, Kadisporapar Kota Malang tersebut menuturkan bahwa olahraga tradisional telah dilombakan dan memiliki jenjang prestasi baik di tingkat daerah hingga nasional.
“Di samping untuk memeriahkan HUT Proklamasi juga dalam rangka memasyarakatkan, mengenalkan olahraga tradisional ini adalah salah satu cabang olahraga yang saat ini dikembangkan sejak adanya undang-undang 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan,” ungkap Baihaqi.
“Nah, untuk olahraga tradisional ini diampuh oleh KORMI, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia, sejajar sama KONI. Kalau KONI kan olahraga prestasi kalau olahraga masyarakat itu namanya KORMI,” tambahnya.
“Antara KORMI sama KONI bersama-sama perangkat daerah selaku koordinatornya adalah Disporapar,” sambungnya.
Lebih jauh lagi, Baihaqi menuturkan, bahwa para peserta yang menjuarai lomba olahraga tradisional yang digelar oleh Pemkot tersebut dapat berpotensi masuk dan direkrut untuk mewakili cabang organisasi olahraga masyarakat (COOM) di event-event di bawah naungan KORMI.
“Pasti, pasti (diikutkan event KORMI). Jadi ini kan juga dalam rangka apa ya, mencari, mencari (calon pegiat) juga. Lha nanti kalau misal bisa bersaing dalam kategori umum segala macam, bisa jadi kita ikutkan (event KORMI),” pungkasnya.
Tambahan informasi, pada perlombaan olahraga tradisional antar organisasi perangkat daerah (OPD) yang diinisiasi oleh Pemkot Malang, digelar di Stadion Gajayana mulai tanggal 7-10 Agustus 2023.
Pada event ini ada empat kategori perlombaan yang dilombakan yaitu lomba egrang, dagongan, terompah panjang dan volly blind.













