SIARINDOMEDIA.COM – Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78, Pemerintah Kota Malang menggelar perlombaan olahraga tradisional antar organisasi perangkat daerah (OPD) di Stadion Gajayana mulai tanggal 7-10 Agustus 2023.
Pada event ini ada empat kategori perlombaan yang dilombakan yaitu lomba egrang, dagongan, terompah panjang dan volly blind.
Perlombaan yang dihelat di Stadion Gajayana ini sangat meriah karena dihadiri oleh ratusan warga Kota Malang yang terhimpun dari para anggota OPD dan non-OPD Kota Malang.
Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-78, @PemkotMalang menggelar perlombaan olahraga tradisional antar organisasi perangkat daerah (OPD) di Stadion Gajayana mulai tanggal 7-10 Agustus 2023. pic.twitter.com/hJxJmVwGRA
— Siarindo Media (@SiarIndoMedia) August 7, 2023
Perlombaan ini diikuti sebanyak kurang lebih 28 OPD Kota Malanga dan total keseluruhan sekitar 40 peserta jika ditotal dengan peserta non-OPD.
Agenda semakin meriah ketika para suporter masing-masing peserta menyanyikan lagu dukungan untuk OPD-nya yang sedang bertanding. Tak tanggung-tanggung, para suporter membawa atribut dan alat drum agar semangat rekan yang sedang bertanding semakin tinggi.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi Syamsuri mengutarakan bahwa perlombaan olahraga tradisional tersebut ditujukan untuk memasyarakatkan olahraga tradisional.
“Dengan adanya (perlombaan) olahraga ini dalam rangka memeriahkan HUT Indonesia yang ke-78 diharapkan di samping kita membangkitkan untuk senang berolahraga kita juga ingin memasyarakatkan olahraga tradisional,” ucap Kadisporapar Kota Malang, Senin (7/8/2023).
“Yang dulu merupakan peninggalan nenek moyang kita sekarang dikembangkan, bahkan olahraga tradisional sekarang sudah ada levelnya,” sambungnya.

Dalam kegiatan ini, beberapa kepala OPD dan non-OPD tampak hadir dan mengawal anggotanya bertanding seperti Donny Sandito W, kepala Dinas Sosial (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, M. Nor Mukhlas, Direktur Utama Tugu Tirta hingga Prayitno, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang.
Baihaqi berharap melalui perlombaan ini, para anggota OPD Kota Malang semakin solid dan terjalin kekompakan antar OPD saat menjalankan tugas-tugasnya.
“Satu tim ini diharapkan benar-benar solid bisa mencapai tujuan tidak ada yang nggandol, bersama-sama, itu ibaratnya mencapai finish tadi,” terang Baihaqi.
“Jadi tujuannya bagaimana tidak hanya sekedar olahraga, tapi kita ini berusaha menjalin komunikasi, kekompakan. Ini kan juga dalam rangka mengejar kinerja yang jauh lebih baik,” pungkasnya.














