SIARINDOMEDIA.COM – Mudin, seorang warga Kota Batu memutuskan bersepeda melintasi Jalur Pantura menuju ke Ibu Kota Jakarta. Dia melakukan aksinya tersebut untuk menuntut keadilan atas kasus Stadion Kanjuruhan yang hingga kini tak kunjung tuntas.
Sepeda Mudin yang dipakai untuk menempuh jarak hampir 1.000 kilometer itu dipasangi keranda dengan tulisan menyolok ‘Justice for Kanjuruhan’ dan ‘Football Without Violence’. Tak hanya itu, di bagian belakang keranda juga dituliskan angka 135, angka yang menunjukkan jumlah korban jiwa di peristiwa tragis yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.
Pada Kamis (3/8/2023) Midun memulai ekspedisi bersepeda mencari keadilan tersebut dari kota asalnya, Batu, menuju ke Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, lokasi asal tragedi.
Dari Stadion Kanjuruhan, dia kemudian akan meneruskan perjalanan ke beberapa stadion di Wilayah Pantura.
Midun disambut sejumlah relawan untuk sejenak melepas penat di Posko Tim Gabungan Aremania. Jumat (4/8/2023) siang, dia tiba di Stadion Delta Sidoarjo. Setelah itu dia akan melanjutkan perjalanan melintasi Jalur Pantura.
Perjalanan Mudin bersepeda dengan keranda untuk menuntut keadilan atas kasus Stadion Kanjuruhan tersebut mendapat simpati dari banyak kalangan. Dia diperkirakan tiba di tujuan akhir, Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, sekitar 14 hari ke depan.














