ALI HASAN, SANTRI MUDA INSPIRATIF DAN PRODUKTIF TERBITKAN KARYA DI MALANG RAYA

SIARINDOMEDIA.COM – Ali Hasan Assidiqi, merupakan salah seorang santri yang saat ini masih menimba ilmu di Pondok Pesantren Anwarul Huda Malang.

Hasan, sapaan akrabnya, ketika ditemui pada Kamis (3/8/2023) sore adalah salah satu santri penggerak literasi dan begitu produktif menghasilkan karya di beberapa buku, buletin, jurnal ilmiah maupun majalah di Malang Raya.

“Alhamdulillah, Mas, jadi saya memang selain mondok di sini (Ponpes Anwarul Huda) juga istilah menyalurkan hobi menulis di berbagai buletin, buku maupun majalah dan menjadi narasumber literasi,” ujarnya.

Pria yang juga pernah menjadi ketua forum jurnalistik anak di Kabupaten Bondowoso ini menjelaskan bahwa dirinya mulai mencintai dunia literasi ketika masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bondowoso. Kecintaaannya itu semakin berkembang saat di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso.

“Saya mulai menekuni ini ketika masih Mts dan mulanya mengikuti organisasi kepenulisan yang ada di sekolah dan saya punya tekad untuk berkembang dengan mencoba ilmu maupun hal baru,” ucapnya.

Pria yang masih kuliah di Pascasarjana UIN Malang ini bisa dibilang menjadi salah satu pelopor bagi pelajar waktu itu sehingga dipilih untuk memimpin organisasi kepenulisan tingkat kabupaten dan sekolah.

“Ya mungkin karena saya telaten dan giat akhirnya tahun 2016 dipilih oleh Bappeda Kabupaten Bondowoso untuk menahkodai forum jurnalis anak Bondowoso sebagai jawaban ketika ada krisis rendahnya literasi di kalangan pelajar. Dan alhamdulilah bisa membantu sebagai wadah dalam menumbuhkan semangat menulis bagi pelajar,” imbuhnya.

Ali Hasan Assidiqi Santri Inspiratif Penggerak Literasi
PRODUKTIF. Karya Ali Hasan Assidiqi, santri inspiratif penggerak literasi. Foto: Adi Yusuf

Hasan yang kini berumur 26 tahun itu menegaskan bahwa dia akan terus menyebarkan virus-virus literasi di manapun berada terutama di wilayah Malang Raya.

“Akhirnya saya ketika memutuskan kuliah di Malang tetap bergelut di dunia literasi dan mulai membentuk komunitas literasi. Salah satunya komunitas teman aksara di Batu sehingga ada kelas menulis bagi mahasiswa maupun khalayak umum,” pungkasnya.

Beberapa karya Hasan antara lain Buku ‘Aku & Kearifan Lokal’ (2016), Buku ‘Nuansa Ramadhan’ (2018), Buku ‘Puisi Sirah Nabawiyah’ (2019), Penulis di Majalah Anhu Edisi mulai tahun 2018-sekarang, Penulis di Majalah Al-Mashalih (2014-2018), dan berbagi karya lainnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *