SONGSONG TAHUN POLITIK, KAJIAN SPIRIT GEMILANG ANGKAT NARASI KEPEMIMPINAN

SIARINDOMEDIA.COM – Kajian rutin hari Selasa yang diberi tajuk ‘Kajian Spirit Gemilang’ merupakan salah satu agenda rutin yang diinisiasi oleh komunitas Nusantara Gilang Gemilang (NGG) atau komunitas para pengusaha.

Pada edisi 1 Agustus 2023, Kajian Spirit Gemilang mengangkat narasi kepemimpinan. Hal tersebut guna merespons tahun politik yang tinggal hitungan beberapa bulan lagi.

Kajian yang digelar di Camp King Sulaiman ini dimulai tepat selepas salat ashar. Masyarakat yang berangkat dari berbagai latar belakang tampak memenuhi lokasi dan menyimak materi dari para narasumber.

Ada beberapa pemateri yang mengisi agenda ini salah satunya Heri Cahyono, Dewan Penasihat Himpunan Bengkel Binaan YDBA (HBBA) atau calon Wali Kota Malang dan Rokhmat, Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Malang.

Pada sesi ini, Hasyim Ashari selaku founder LBB master prima memulai pemaparan terkait kajian buku dengan tema “Speak Like CEO”. Kemudian dilanjut oleh Rokhmat dengan mengangkat tema “Rebut Kekuasaan untuk Kebahagiaan Duni-Akhirat” dan disusul materi “Menghadirkan Negara di Dunia Usaha” oleh Heri Cahyono.

MEMADATI LOKASI. Para audiens memadati lokasi Kajian Spirit Gemilang. Foto: Izzuddin

Dr. Imam Muhajirin Elfahmi atau yang akrab disapa Coach Fahmi, Master Coach Grounded Business mengutarakan bahwa agenda ini bertujuan untuk membangun kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

“Membangun kesadaran itu bagian dari tugas kita. Misalnya tadi yang kamu lihat; penjuru (pemateri) pertama membangun kesadaran, yang kedua menggugah kegemilangan, ketiga menyiapkan para pemimpin yang keempat mendorong adanya kolaborasi,” kata pria yang akrab disapa Coach Fahmi tersebut.

“Jadi bahwa modal pembangunan kita paling penting itu ya kebersamaan,” sambungnya.

Imam El-Fahmi
BANGUN KESADARAN. Imam El-Fahmi, Master Coach Grounded Business. Foto: Izzuddin

Di sisi lain, agenda ini berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), hingga Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

“Jadi berbagai Lembaga memang kita merangkul, membuka ruang-ruang peran, mendorong orang untuk berkolaborasi, bersinergi, mendorong orang-orang muda punya gagasan,” ungkap Coach.

Lebih jauh lagi, kajian ini sudah terlaksana sejak bulan Agustus tahun 2020. Tepat bulan ini, kajian rutin yang digelar setiap hari Selasa tersebut genap memasuki tahun ketiga.

Fahmi berharap, ke depannya melalui kajian ini, komunitas NGG dapat berkontribusi terhadap perkembangan dan perubahan masyarakat. Baik dalam segi ekonomi, pendidikan maupun politik.

“Ini sebenarnya Gerakan nasional. Fokusnya pada scale up, pertumbuhan, mendorong orang untuk tumbuh,” tegas Coach Fahmi

“Ekonominya, tumbuh kesadaran politiknya, tumbuh kepemimpinannya, tumbuh kapasitas sosialnya, tumbuh kemampuannya mengelola kehidupan, tumbuh kekuatannya untuk berkontribusi pada kebaikan,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *