SIARINDOMEDIA.COM – Wakil Wali Kota (Wawali) Malang melaunching penerapan Aplikasi Srikandi di lingkungan Pemkot Malang. Launching digelar di NCC Balai Kota Malang, yang dihadiri seluruh Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).
Dalam peresmian ini Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, menyampaikan berbagai hal positif mengenai Aplikasi Srikandi. Menurutnya aplikasi ini mewujudkan tatanan tata kelola Pemerintahan yang bersih efektif dan transparan serta akuntable. Yakni melalui keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis eletronik.
“Aplikasi Srikandi merupakan instrumen pengelolaan arsip yang dinamis. Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja layanan dan mempermudah pekerjaan pengelolaan arsip,” ungkap Sofyan Edi, Jum’at (28/7/2023).
Wawali menuturkan pula, melalui Aplikasi Srikandi ini dapat memenuhi kebutuhan surat menyurat dan arsip elektronik secara terintegrasi karena surat menyurat bidang Pemerintahan akan terekam pada pusat data nasional. Dengan demikian, setiap informasi yang berbasis analog, akan dapat terekam dengan baik sehingga akan menjadi arsip nasional dan menjadi akuntabilitas memori kolektif bangsa.
“Dengan aplikasi ini pelayanan tidak terbatas jarak dan waktu. Artinya proses adminitrasi dimana pun dan kapan pun dapat dilakukan,” ucapnya.
Karena itu penyimpanan arsip dan penemuan kembali arsip lebih mudah. Termasuk penghematan kertas yang berarti pula penghematan anggaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang Ir. Yayuk Hermiati MH, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk merealisasikan Aplikasi Srikandi ini di Pemkot Malang.

Diantaranya dengan intens melakukan koordinasi dengan Tim Aplikasi Srikandi, yang terdiri dari Dispussipda, Diskominfo, BKPSDM dan jajaran terkait lain.
Kemudian hasil koordinasi tersebut juga telah disosialisasikan oleh Dinas Perpustakaan Kota Malang. Terutama kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.
Yayuk juga siap memberikan pendampingan bagi OPD yang memerlukan. Meski seluruh tenaga adminitrasi telah mendapat pelatihan penggunaan aplikasi ini. Namun tidak menutup kemungkinan masih ada yang kurang terbiasa dalam penggunaan aplikasi ini.














