SIARINDOMEDIA.COM – Sekjen DPP PKB, Hasanuddin Wahid, mengatakan bahwa penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-51 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang harus dapat mencetak wartawan yang profesional dan kompeten. Dia menilai bahwa UKW penting untuk diikuti seorang jurnalis sebagai ajang untuk menguji kompetensi dalam kerja-kerja jurnalistik.
“Ini bagus dan perlu didukung. Jurnalis adalah mata masyarakat yang bisa menjadi control of change,” ungkap Cak Udin, sapaan akrabnya, yang turut berkontribusi aktif dalam UKW yang berlangsung selama tiga hari, 21 hingga 23 Juli 2023.
Anggota DPR RI Dapil Malang Raya ini berharap pelaksanaan UKW memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Terutama untuk menjadi jurnalis yang berkompeten dan bermartabat.
Menurutnya, di era Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), dia mengajak awak media untuk bersama-sama membaca peluang dan tantangan dengan baik. Saat ini telah masuk era AI di mana inovasi teknologi memudahkan kerja-kerja manusia. Dunia pers juga harus ambil peran. Jangan sampai tenggelam, tapi sebisa mungkin ikut ‘berenang’ di dunia kecerdasan buatan ini.
Dia juga menyebut jurnalis dapat sebagai corong utama dalam distribusi informasi terkait Pemilu 2024. Tahun politik ini adalah hajat besar lima tahunan yang harus disambut dengan baik. Salah satu unsur terpenting dalam pelaksanaan Pemilu adalah pers. Jurnalis harus kompeten dan profesional agar masyarakat tak terjebak di arus penyebaran informasi hoaks yang menyebabkan pecah belah masyarakat.
Sebab itu, Cak Udin mengajak seluruh elemen dan stakeholder untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik ini. Pers diharapkan hadir memberikan warna dan edukasi kepada pejabat, tokoh, elit, dan masyarakat umum.
Sebagai informasi, UKW yang diselenggarakan PWI Malang Raya digelar selama tiga hari, mulai Jumat-Minggu (21-23/2023) di Kota Malang. UKW diikuti 35 wartawan dari berbagai daerah dan ditargetkan melahirkan para pewarta yang kompeten dan profesional. Para peserta datang dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Situbondo, Ponorogo, Pasuruan, Jombang, bahkan Jakarta, Makassar, Kendari, dan Bone.
Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan pelaksanaan UKW dibagi enam kelas untuk tiga jenjang. Terdiri dari jenjang muda empat kelas, madya satu kelas, dan jenjang utama satu kelas.
Cahyono menambahkan, UKW digelar untuk mencetak wartawan yang profesional dan berkompeten. Dengan sertifikasi ini, profesi jurnalis akan semakin diakui keahliannya, dan berkontribusi positif bagi dunia kewartawanan.
“UKW ini merupakan yang kesembilan kalinya digelar PWI Malang Raya. Insya Allah, Desember 2023 kami gelar lagi untuk menggenapi 10 angkatan,” pungkasnya.














