SIARINDOMEDIA.COM – Yayasan Hidayatul Mubtadi’in Malang bakal mencetak pelajar Pancasila. Bahkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat dijadwalkan akan hadir (Sabtu 15/7/2023) dan memberikan panduan. Lebih dari itu, kedua lembaga ini berencana menjadikan Pondok Pesantren menjadi ujung tombak pengamalan Pancasila.
Hal ini disampaikan Humas Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hidayatul Mubtadi’in Tasik Madu Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo ST MT CEIA. Yayasan ini membawahi berbagai lembaga pendidikan, mulai dari PAUD, Roudhatul Athfal, hingga Aliyah.
“Kami memiliki proyeksi khusus terhadap karakter generasi muda mendatang. Yakni ingin menciptakan profil pelajar Pancasila,” ungkap Ginanjar, Rabu (12/7/2023).
Dia juga menyatakan, hingga YPI ini kini sedang melakukan kajian standar mutu agar kedepan lulusannya benar-benar menjadi manusia Pancasila. Maka kurikulum di semua jenjang pendidikan di yayasan ini direncanakan menyisipkan muatan kebangsaan dan Pancasila lebih banyak.
“Baik di setiap mata pelajaran muapun dalam pembiasaan keseharian siswa,” ujarnya.
Dimana dalam program ini juga telah melibatkan orangtua murid atau wali santri. Berbagai usaha kecil maupun sedang dari wali murid tersebut digandeng. UMKM seperti kerajinan, kuliner, bahkan herbal dari buah Mojo tak luput untuk dirangkul.
Berbagai usaha tersebut dibantu yayasan, baik dari sisi marketing maupun manajemen usaha. Apalagi Yayasan Hidayatul Mubtadi’in juga memiliki Balai latihan Kerja (BLK) yang akan memberikan pelatihan.
“Dengan semangat gotong royong saling memberdayakan, yayasan ini ingin menggarap sisi ekonomi Pancasila,” tukasnya.
Niat mulia ini Yayasan Hidayatul Mubtadi’in ini rupanya sampai kepada BPIP. Gayung pun bersambut, ternyata pihak Badan pembinaan Pancasila ini juga berkeinginan nilai-nilai Pancasila dapat terimplentasikan juga di Pondok Pesantren.
“BPIP ingin Pondok Pesantren dapat menjadi ujung tombak dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila,” kata Ginanjar.

Pihak BPIP Pusat menilai, santri nilai religiusnya yang utama, namun hal ini perlu didasari dengan ideologi Pancasila.
Hal ini seiring dengan program Merdeka Belajar yang Outputnya pelajar Pancasila yang nanti hasil dari pengamalannya, salah satunya muncul wujud ekonomi Pancasila.
Rencananya pada Sabtu pekan ini, Kepala BPIP Pusat Prof Drs KH Yudian Wahyudi MA PhD akan hadir langsung di YPI Hidayatul Mubtadi’in. Dia akan memberikan buku panduan implementasi pembelajaran Pancasila. Secara simbolis nanti buku panduan tersebut akan diberikan di seluruh jenjang pendidikan, dan implementasinya di setiap lini mata pelajaran.
Dijadwalkan juga, turut hadir Wali Kota Malang Sutiaji dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana kartika, serta pejabat lainnya.













