IMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR, STAIMA AL-HIKAM HADIRI WORKSHOP PTKIS DI PONOROGO

SIARINDOMEDIA.COM – STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang turut serta dalam Workshop Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis KKNI dan Merdeka Belajar (MBKM). Workshop dilaksanakan selama 2 hari, Rabu dan Kamis (21-22/6/2023) di Ballroom Lantai satu Hotel Maesa Ponorogo.

Kegiatan ini dihadiri oleh 40 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta yang tergabung didalam PTKIS Wilayah Kopertais IV Zona Mataraman.

Prof. Dr. H.M. Suyudi, M.Ag, Ketua Forpim PTKIS Mataraman, menyampaikan acara ini dalam upaya persiapan implementasi MBKM.

“Terima kasih atas kedatangan seluruh peserta dan partisipasinya. Tujuan workshop ini sebagai upaya persiapan implementasi MBKM di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam zona Mataraman untuk peningkatan kualitas pembelajaran,” ucap Prof Suyudi dalam sambutannya.

Sebagai pemateri pembuka dalam acara tersebut Dr. Arif Manshuri, M.Pd selaku TIM ahli MBKM Kopertais IV Surabaya yang menyampaikan tema ‘KKNI & MBKM: Kebijakan dan Kontekstualisasi Kurikulum’.

Sementara Dr. Sulistiyono, M.Si. sebagai pemateri sesi satu menyampaikan tentang profil distingsi dan mencakup evaluasi mata kuliah. Disambung oleh pemateri sesi dua Dr. Sulistiyono, M.Pd.I. yang menyampaikan tentang pentingnya bahan kajian, kedalaman mata kuliah dan ketetapan jumlah SKS. Lalu ditutup oleh Yoke Suryadarma, M.Pd.I. materi tentang Penetapan Mata Kuliah, Penetapan Keluasan Mata Kuliah.

Turut hadir dalam acara tersebut Kabiro BAAK STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang Misbahul Munir, M.Pd.I. Dia menyampaikan bahwa kegiatan Workshop tersebut diharapkan dapat menemukan ramuan kurikulum yang terbaik.

“Kegiatan ini bukan hanya Workshop yang mengahasilkan rancangan kurikulum secara best practice, tetapi juga membuka ruang Kerja sama dengan 40 PTKIS yang tergabung dalam Zona Mataraman, baik dalam bentuk Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Kolaborasi Membangun Desa KKN Tematik serta kolaborasi Riset atau Penelitian,” tuturnya.

Pemateri workshop
TINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN. Dr. Arif Manshuri, M.Pd selaku TIM ahli MBKM Kopertais IV Surabaya (kanan) dan pemateri workshop, Dr. Sulistiyono, M.Si. (kiri). Foto: Ist

Tentang MBKM, STAIMA masih menelaah pedoman tentang Penerapan dan implementasinya. Karena perlu kajian yang mendalam untuk menentukan arah MBKM yang memang mampu menyajikan merdeka belajar yang sebenarnya.

MBKM sebagai upaya merespon PermenDikBud No.3 Tahun 2020: Pasal 18 tentang Hak Belajar mahasiswa program sarjana dan sarjana terapan maksimal tiga semester di Luar Prodi atau PT.

Adapun pola pelaksanaannya perlu diatur dalam bentuk kerjasama baik antar perguruan tinggi, maupun perguruan tinggi dengan dunia kerja. Ekosistem baru ini mengubah perguruan tinggi menjadi ekosistem penghasil inovasi.

Laily Abida, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa STAIMA perlu banyak menimba ilmu untuk dapat meramu MBKM yang benar-benar merdeka belajar.

Ning Abida, sapaan akrabnya, menegaskan komitmen STAIMA Al-Hikam untuk dapat mengembangkan kurikulum demi tercapaianya mahasiswa yang unggul berbasis nilai-nilai pesantren tanpa meninggalkan kompetensi dasar.

“Salah satunya melalui partisipasi aktif dalam Kegiatan workshop Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis KKNI dan Merdeka Belajar,” ucap Ning Abida saat temui di ruang akademik.

“Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Civitas akademika STAIMA yang ikut andil dalam mengembangkan keilmuan tentang MBKM dan memperluas bidang kerjasama antar perguruan tinggi,” tandas putri Almaghfurlah K.H. Ahmad Hasyim Muzadi ini.

Ning Abida juga mengaskan pentingnya menjaga komitmen dan menumbuhkan budaya akademik dilingkungan Perguruan Tinggi Islam. Berlandaskan nilai-nilai pesantren STAIMA menuju Universitas Hasyim Muzadi.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *