SIARINDOMEDIA.COM – Jauh dari orang tua, tidak menjadi hambatan bagi mahasiswi ini untuk melanjutkan studi S2 di UIN Malang. Ia baru saja melaksanakan serangkaian CBT pada Selasa (22/7/2025).
Wanita yang akrab dipanggil Dewi, sebelumnya telah menamatkan studi sarjana di program studi Hukum Keluarga Islam. Lalu, saat ini dia akan melanjutkan di program studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah, UIN Malang.
Dewi berasal dari Kalimantan dan selama melaksanakan studi sarjana ia tinggal di Pondok Pesantren Al-Azkiya, Malang. Ia terkenal rajin, hingga dikenal baik oleh pengasuh. Pengasuh pun berharap Dewi memiliki semangat untuk menlanjutkan studi hingga S3.
Ia menyelesaikan studi S1 di program studi Hukum Keluarga Islam pada Oktober 2024 lalu. Lalu melaksanakan wisuda pada Februari 2025.
Dalam kurun waktu yang singkat ini ia sudah akan melanjutkan studi S2. Tentu saja ini menunjukkan bahwa Dewi memiliki semangat belajar tinggi demi mendapatkan nilai diri yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Selama di pondok, ia selalu rajin jamaah dan mengikuti kegiatan pondok. Bahkan, ia selalu menjadi pilihan santri ketika kegiatan diba’ berlangsung. Pasalnya, Dewi memiliki suara yang merdu dan enak didengar.
Selain rajin, Dewi juga memiliki kepribadian yang ceria. Hal ini tentu membuat orang-orang yang disekelilingnya merasa nyaman.
Meskipun sebentar lagi ia harus boyong dan pindah kos, ia mengatakan akan rajin mampir ke pondok. Saat ini, Dewi juga sedang menunggu pengumuman CBT pada Senin (28/7/2025) yang akan menjadi langkah awalnya sebagai mahasiswa pascasarjana.
Sepanjang pelaksanaan CBT pada beberapa hari kemarin, penulis menemani Dewi mengerjakan ujiannya. CBT itu berlangsung selama dua jam. Usai mengumpulkan ujiannya, Dewi segera menelepon keluarga di rumah untuk mengabari.
Dewi menunjukkan bahwa dalam setiap langkah kita harus mengabari orang tua. Bagaimanapun, orang tua yang akan terus menuntun kita dan mendukung setiap langkah positif dalam hidup kita. Sehingga Dewi dapat terus berjalan dengan semangat tinggi demi mengangkat derajat diri sendiri dan keluarga.













