SIARINDOMEDIA.COM – Panitia Penjaringan (Panjar) Calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang bertemu dengan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (26/5).
Pertemuan tersebut dalam rangka menyampaikan hasil pertimbangan Senat terhadap 12 bakal calon rektor UIN Malang.
Pertemuan yang berlangsung pada pukul 08.30 WIB itu dihadiri enam anggota Panjar, yakni Sutaman, In’am, Yunus, Hairur, Diny, dan satu anggota lainnya. Mereka disambut langsung oleh Menteri Agama dengan suasana ramah dan penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Menteri Agama memberikan apresiasi terhadap UIN Malang yang dinilainya sebagai kampus yang membanggakan. Ia juga menyampaikan sejumlah arahan terkait pengembangan kampus, termasuk pentingnya konsep ‘eco-theology’, penguatan teknologi informasi, serta green and smart campus.

Persiapan Peresmian
Selain itu, Menteri Agama menyinggung rencana peresmian Kampus 3 UIN Malang. Ia menekankan perlunya persiapan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana kampus, mulai dari akses jalan menuju kampus, penghijauan, hingga fasilitas pembelajaran indoor dan outdoor.
Ia juga berharap proses belajar-mengajar dapat dilakukan dengan sistem blended system, agar suasana akademik terasa lebih hidup dan menyenangkan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama juga menyoroti peran UIN Malang sebagai perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Ia berharap UIN Malang dapat terus menjadi buq’ah mubarakah dan majma’ al-bahrain, yakni arus tradisi pemikiran Timur dan Barat, guna membentuk peradaban Islam yang inklusif dan unggul.
Usai audiensi dengan Menteri Agama, tim Panjar melanjutkan pertemuan dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Syahiron, Ph.D. Pertemuan ini membahas penyusunan Naskah Akademik Kurikulum Cinta yang tengah dikerjakan oleh tim berisi 2 profesor, termasuk salah satu anggota Panjar.
Pertemuan ini diharapkan mempererat sinergi antara Kementerian Agama dan UIN Malang dalam mewujudkan kampus yang unggul dan bereputasi internasional.













