CILOK BANDUNG, JAJANAN LEGENDARIS YANG TETAP RAMAI PEMINAT

SIARINDOMEDIA.COM – Di tengah derasnya tren kuliner kekinian yang menjamur di kalangan mahasiswa, jajanan tradisional seperti cilok tetap bertahan dan bahkan terus digemari.

Di salah satu sudut jalan dekat Universitas Negeri Malang (UM), seorang ibu penjual cilok Bandung menjadi bukti bahwa cita rasa klasik masih memiliki tempat di hati para pembeli, khususnya mahasiswa.

RAMAI. Jajanan ini selalu ramai pembeli setiap harinya. Foto: Idha Ambarsari.

Dengan gerobak sederhana bertuliskan “Cilok Bandung”, sang penjual yang mengenakan kerudung hitam dan baju oren terlihat sibuk melayani antrean mahasiswa yang datang silih berganti. Di atas gerobaknya, terlihat berbagai bumbu pelengkap seperti saus sambal, kecap, dan bubuk cabe yang menjadi ciri khas dari jajanan ini.

Cilok, singkatan dari “aci dicolok”, merupakan makanan berbahan dasar tepung tapioka yang dibentuk bulat dan direbus, lalu disajikan dengan aneka saus. Teksturnya yang kenyal dan rasa gurih  membuat makanan ini menjadi favorit berbagai kalangan, terutama para pelajar yang mencari camilan murah namun mengenyangkan.

Jam Berdagang

Gerobak cilok ini biasanya mulai berjualan dari pagi hingga sore hari. Meski hanya dijual di pinggir jalan, namun cilok ini tetap ramai oleh beberapa orang, terutama saat siang hari.

Khusna, salah satu mahasiswa FEB mengaku bahwa ia sering membeli dan meracik bumbu untuk ciloknya sendiri.

“Setiap saya kesini itu selalu ngeracik bumbu buat ciloknya sendiri, Ibunya emang suka nawarin mau diracikin apa ngeracik sendiri, jadi enak lah bisa ngatur sendiri takaran bumbunya mau seberapa,” ujar Khusna.

Antusiasme mahasiswa terhadap jajanan ini tampak jelas dari antreannya, terutama saat jam istirahat siang. Beberapa pembeli bahkan rela menunggu cukup lama demi mendapatkan seporsi cilok hangat dengan bumbu lengkap.

Hal ini menunjukkan bahwa makanan tradisional tetap punya tempat tersendiri di tengah persaingan kuliner modern. Selama rasa dan kualitas dijaga, jajanan seperti cilok akan terus bertahan dan dicintai, terlebih oleh generasi muda.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *