SIARINDOMEDIA.COM – Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi penderita asam lambung, termasuk mereka yang menderita gastritis atau gastroesphageal reflux disease (GERD). Jika tidak menerapkan pola makan dengan baik, gejala seperti nyeri ulu hati, mual, perut kembung, hingga Jika tidak menerapkan pola makan dengan baik, gejala seperti nyeri ulu hati, mual, perut kembung, hingga reflux asam bisa muncul dan mengganggu kenyamanan puasa.
Salah satu cara agar penderita penyakit lambung bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman yakni memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka.
Mengonsumsi makanan yang aman dan bernutrisi dapat membantu menjaga keseimbangan asam lambung serta mencegah kambuhnya gejala.
Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang tidak sesuai dapat memperburuk kondisi, bahkan bisa memicu komplikasi pada saluran pencernaan.
Rekomendasi Makanan
Berikut ini beberapa jenis makanan yang direkomendasikan bagi penderita penyakit lambung untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

- Karbohidrat Kompleks
Penderita penyakit lambung sebaiknya mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, dan roti gandum utuh. Karbohidrat jenis ini lebih lambat dicerna oleh tubuh sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta mengurangi risiko peningkatan asam lambung secara tiba-tiba. Selain itu makanan ini juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu tubuh untuk bertahan selama puasa.
- Protein Rendah Lemak
Protein menjadi salah satu kebutuhan penting selama puasa, namun untuk penderita lambung, harus lebih selektif dalam memilih jenis protein dalam makanan. Protein rendah lemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, tahu, dan tempe menjadi alternatif yang baik, karena lebih mudah dicerna serta tidak memicu produksi asam lambung berlebihan. Dalam pengolahannya, lebih baik dikukus, direbus, atau dipanggang agar tetap sehat.
- Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti brokoli, dan bayam kaya akan serat yang dapat membantu pencernaan dengan mencegah sembelit dan mengurangi risiko iritasi lambung. Namun, penderita asam lambung disarankan untuk menghindari konsumsi sayuran mentah dalam jumlah berlebihan karena bisa memperparah gejala.
- Buah-buahan yang Tidak Asam
Beberapa buah dengan kadar asam yang tinggi dapat memicu naiknya asam lambung. Oleh karena itu, penderita GERD atau maag sebaiknya memilih buah yang lebih ramah untuk lambung, seperti pisang, pepaya, melon, dan apel manis. Pisang, misalnya, dapat membantu melindungi dinding lambung dan mencegah iritasi.
- Susu Nabati dan Produk Olahan Susu Rendah Lemak
Susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan bagi beberapa penderita asam lambung, terutama jika mengandung lemak tinggi. Maka, disarankan untuk mengonsumsi susu rendah lemak atau susu nabati seperti susu almond dan susu kedelai yang lebih aman untuk lambung.
- Lemak Sehat
Lemak tetap diperlukan oleh tubuh untuk energi, tetapi pilihannya harus berasal dari sumber yang sehat seperti alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan. Lemak sehat ini tidak hanya membantu menjaga keseimbangan nutrisi, tetapi juga tidak menyebabkan peningkatan produksi asam lambung.
Dengan pilihan makanan yang tepat dan menerapkan pola makan yang sehat, penderita penyakit lambung tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan tanpa gangguan kesehatan.














