SIARINDOMEDIA.COM – TPQ Sunan Kalijogo Jabung gelar acara Haflatut Tasyakur tahun ajaran 2024/2025 dilaksanakan pada (21/02/2025).
Kegiatan ini menjadi momen syukur sekaligus ajang apresiasi bagi para santri berprestasi.
Acara diawali dengan penampilan seni islami pada pukul 18.10 WIB.
Grup banjari dan saman tampil memukau di bawah arahan Ustadz Zuhdi dan Ustadz Misbah.
Disusul fashion show oleh santri yang dibimbing Ustadzah Mauludia.
Tampilan doa harian dan surat pendek turut meramaikan pra-acara, dipandu oleh Ustadzah Lu’luil dan Abidah.
Tak ketinggalan, lantunan sholawat religi oleh Ustadz Kholis serta pertunjukan dance Arabic dan tari Islami menambah semarak suasana.
Memasuki acara inti, MC Nurul Hayati membuka kegiatan secara resmi pada pukul 18.52 WIB. Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Nanda.
Sesi klasikal dan tanya jawab bersama Ustadz Miftahul Huda dan Ustadzah Mu’awanah berlangsung hingga pukul 20.00 WIB.

Sambutan Dan Apresiasi Dari Pengasuh TPQ
Ning Ishmatul Maula Husna selaku pengasuh TPQ menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberlangsungan acara, termasuk para tamu undangan yang hadir.
Ia menekankan pentingnya dedikasi para pengajar dalam mendidik santri sejak awal mengenal huruf hijaiyah hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
“Panjenengan pirsani, Pak Bu, niki asatidz dan ustadzah, guru-guru yang dengan totalitas khidmahnya, dengan telaten dan sabarnya, men-tarbiyah putra-putri panjenengan sedoyo, mulai awal dereng mengenal huruf hijaiyah sampai bisa membaca Al-Qur’anur Kariim.” Ujarnya.
Putri dari Gus H. Ali Murtadho dan Ning Rodliatul Aini ini juga mewakili keluarga ndalem untuk memohon maaf jika masih terdapat kekurangan dalam acara perdana Haflatut Tasyakur ini.
“Haflatut Tasyakur adalah bentuk syukuran. Namun, karena di sini para santri memahami bahasa Arab, maka kami modifikasi namanya menjadi Haflatut Tasyakur.” Tambahnya.
Ia juga mengutip perkataan Sayyidina Ali Karramallahu Wajhah.
“Inna ni’mata maushulatun bissyukri wa Syukro muta’aliqun bil mazidi wa lan yanqoti’al mazidu Minallah hata yanqoti’a syukru minal ‘abdi.”
Yang artinya, “Sesungguhnya suatu nikmat itu bersambung dan akan terus bertambah apabila diiringi dengan rasa syukur. Dan rasa syukur itu muta’aliq, akan menambahkan nikmat yang lain yang belum kita rasakan. Allah Ta’ala tidak akan mencabut, tidak akan memutuskan tambahan nikmat yang diberikan-Nya, selama manusia tetap bersyukur.”
Ia menambahkan, “Apabila kita berhenti bersyukur, maka ada potensi nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT tidak akan ditambah.”
Acara puncak ditandai dengan pengumuman santri berprestasi dan pemenang lomba oleh Afrida Afnuni.
Haflatut Tasyakur ditutup dengan doa pada pukul 21.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen TPQ Sunan Kalijogo Jabung dalam mencetak generasi islami yang unggul.













