AMALAN MALAM NISFU SYA’BAN, MENYAMBUT KEBERKAHAN DI BULAN SYA’BAN

SIARINDOMEDIA.COM – Malam Nisfu Sya’ban 1446 H jatuh pada Kamis (13/02/2025). Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam yang istimewa di bulan Sya’ban.

Bulan Sya’ban merupakan bulan yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan, di mana Rasulullah SAW sering berpuasa sunnah.

Malam ini jadi lebih istimewa karena diyakini sebagaimana Allah SWT membuka pintu ampunan dan rahmat-Nya seluas-luasnya.

Kemuliaan Malam Nisfu Sya’ban

Beberapa hadis yang menjelaskan kemuliaan malam Nisfu Sya’ban. Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, di mana Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah memandang hamba-nya pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni mereka kecuali yang musyrik dan pendendam.”

Malam ijabah doa, Imam Syafi’i mengatakan.

“Saya pernah mendengar kabar bahwa Nabi Muhammad SAW mengatakan lima malam doa tidak ditolak Allah. Yaitu malam 1 Rajab, malam nisfu sya’ban, malam idul fitri, malam idul adha, dan malam jum’at.”

Malam penetapan nasib, ketika Nabi Muhammad SAW, membacakan firman Allah SWT di surat Arra’du ayat 39,

“Allah menghapuskan catatan nasib manusia dan menetapkannya, sebab dialah pemilik buku induk kehidupan (lauhul mahfudz).”

MALAM NISFU SYA’BAN. Manfaatkan kesempatan ini untuk memohon ampunan dan rahmat-nya. Foto: AI/Ist

Amalan Yang Dianjurkan

Amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban:

  1. Melaksanakan shalat malam, seperti shalat tahajud atau shalat hajat, adalah amalan yang sangat dianjurkan. Shalat malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
  2. Puasa Siang, selain shalat malam, puasa sunnah di siang hari Nisfu Sya’ban juga sangat dianjurkan. Puasa ini sebagai bentuk ketaatan dan pengharapan akan ampunan dari Allah SWT.
  3. Memperbanyak Istighfar atau memohon ampunan kepada Allah SWT adalah amalan yang sangat penting di malam Nisfu Sya’ban. Istighfar dapat menghapus dosa-dosa dan membuka pintu rahmat Allah SWT.
  4. Berdoa, malam Nisfu Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Berdoalah dengan sungguh-sungguh, memohon ampunan, rahmat, rezeki, kesehatan, dan segala kebaikan lainnya.
  5. Membaca Al-Qur’an khususnya surat Yasin, juga dianjurkan pada malam Nisfu Sya’ban. Membaca Al-Qur’an dapat menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  6. Doa setelah Membaca Surat Yasin di malam Nisfu Sya’ban

اَللَّهُمَّ ياَ ذَا الْمَنِّ وَلاَ يُمَنُّ عَلَيْكَ , يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ , يَا ذَا الطَّوْلِ وَالإِنْعَامِ, لاَ اِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهَرَ اللَّاجِيْن, وَجَارَ الْمُسْتَجِيرِين , وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ , اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فيِ اُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فيِ الرِّزْقِ, فَامْحُ اَللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتيِ وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَإقْتَارَ رِزْقِي , وَاَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فيِ اُمِّ الْكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ, فَاِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فيِ كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ على لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ , ( يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ اَمُّ الْكِتَابِ) , اِلَهِي بِالتَّجَلِّي الأَعْظَمِ , فيِ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّم, اَلَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْم وَيُبْرَمْ , اِصْرِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلاَء ِماَ اَعْلَمُ وَمَا لاَ اَعْلَمُ وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ اْلأَعَزُّ اْلأَكْرَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوب بِرَحْمَتِكَ ياَ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat yang mempunyai anugerah, dan Engkau tidak diberi anugerah, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, wahai Dzat yang mempunyai kekuasaan dan memberikan kenikmatan, tiada Tuhan melainkan Engkau. Engkau- lah Penolong orang-orang yang memohon pertolongan, Pelindung orang-orang yang mencari perlindungan, dan Pemberi Keamanan kepada orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau mencatat kami di sisi-Mu dalam induk catatan sebagai orang-orang yang celaka, terhalang dari rahmat-Mu dijauhkan dari-Mu, atau disempitkan dalam mendapat rezeki, dengan karunia-Mu, ya Allah, hapuskanlah kecelakaan kami, keterhalangan kami, kejauhan kami dari rahmat-Mu, dan kesempitan rezeki kami. Dan tetapkanlah kami di sisi-Mu dalam catatan sebagai orang-orang yang berbahagia, diberi rezeki yang luas, serta diberi petunjuk menuju kebajikan. Karena sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam kitab-Mu yang telah diturunkan kepada rasul-Mu, sedangkan firman-Mu itu benar, Allah menghapus dan menetapkan apa yang dikehendaki-Nya dan di sisi-Nya terdapat induk kitab. Tuhan kami, dengan tajalli-Mu (penampakan sifatMu) Yang Maha Besar pada malam Nishfu Sya’ban yang mulia ini, saat setiap urusan dibedakan dan ditetapkan di dalamnya, kami memohon kepada-Mu agar Engkau palingkan kami dari segala bencana, baik yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. Sesungguhnya, Engkau Dzat Yang Paling Mulia dan Paling Pemurah. Dan, semoga Allah senantiasa memberi rahmat serta kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, dan sahabatnya”.

Persiapan Menyambut Malam Nisfu Sya’ban:

  1. Momentum yang tepat untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki diri. Bertaubat atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.
  2. Membersihkan hati dari segala penyakit hati, seperti iri, dengki, dan dendam.
  3. Membuat niat dengan sungguh-sungguh untuk melakukan amalan-amalan yang dianjurkan pada malam Nisfu Sya’ban.

 

Manfaatkan malam yang istimewa ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan-Nya, dan meraih rahmat-Nya.

Semoga kita semua mendapatkan keberkahan di malam Nisfu Sya’ban dan di bulan Sya’ban yang penuh dengan kemuliaan.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *