PENJUAL GORENGAN LEGENDARIS DI KEMANTREN JABUNG, TETAP EKSIS DI TENGAH ZAMAN

SIARINDOMEDIA.COM – Di tengah perkembangan zaman yang kian modern, salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kemantren Jabung berhasil mempertahankan eksistensinya. Penjual gorengan legendaris ini tidak hanya dikenal karena rasanya yang khas, tetapi juga karena menjadi bagian dari sejarah kuliner daerah tersebut.

Usaha gorengan yang telah berdiri lebih dari 20 tahun ini dikelola oleh pasangan suami-istri, Satamun dan Jumaiyah. Berawal dari bedak sederhana di Pasar Kemantren, kini usaha ini sudah lebih besar lagi di tambah dengan gerobak untuk berjualan keliling kampung.

Satamun menjelaskan bahwa rahasia dari gorengannya terletak pada bahan-bahan berkualitas dan cara pengolahan yang konsisten.

“Kami selalu memakai tepung yang segar, minyak goreng baru, dan bahan-bahan alami. Ini yang membuat rasa gorengan kami berbeda dari yang lain,” ujar Satamun.

Menu andalan mereka meliputi onde-onde, getas, tempe mendoan, bakwan, dan tahu isi. Tidak hanya itu, gorengan tersebut disajikan dengan sambal petis khas buatan Jumaiyah yang menambah cita rasa unik.

PAGI HARI YANG SIBUK. Dapur Satamun dan Jumaiyah yang sedang melakukan penggorengan. Foto: Helfi

Meskipun persaingan semakin ketat dengan hadirnya banyak penjual makanan modern, gorengan ini tetap diminati karena keaslian dan nostalgia yang ditawarkan. Pelanggan setia, seperti Ika, mengaku selalu kembali ke tempat ini.

“Rasa gorengannya sama seperti waktu saya kecil dulu. Tidak pernah berubah rasanya,” ujar Ika.

Keberadaan UMKM seperti milik Satamun dan Jumaiyah ini menjadi bukti bahwa semangat berwirausaha dan menjaga kualitas produk adalah kunci sukses untuk bertahan di tengah tantangan zaman.

Gorengan legendaris mereka tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Kemantren Jabung yang patut dilestarikan.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *