SIARINDOMEDIA.COM – Gerak cepat terus dilakukan tim Relawan Gus’e untuk Bunda Khofifah. Memanfaatkan waktu menjelang pemilihan gubernur (pilgub) Jatim, tim ‘sayap khusus’ pemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak ini nyaris tak henti melakukan sosialisasi ke berbagai daerah. Sasarannya adalah generasi Z atau anak-anak muda pemilih pemula.
Kenapa harus anak-anak muda? Karena umumnya, pemilih pemula itu selama ini belum kenal dengan namanya politik. Mereka juga kerap acuh dengan calon yang akan dia pilih. Mereka kebanyakan juga belum kenal siapa calon yang akan dipilihnya.
Karena itu, tim Relawan Gus’e bergerak aktif mengenalkan sosok Khofifah kepada Gen-Z tersebut.
”Kami ingin prestasi dan kiprah besar yang telah ditorehkan Bu Khofifah, baik saat menjadi Menteri Sosial RI maupun menjabat Gubernur Jatim satu periode lalu benar-benar dikenal anak-anak muda,” tegas Gus Edy Hayatullah, sekretaris tim Relawan Gus’e.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/09/20/relawan-guse-terus-bergerak-kawal-khofifah/”]

Pria yang juga Wakil Ketua II STAIMA Alhikam ini menegaskan, setelah merangkul anak-anak muda di Madiun dan Jombang beberapa pekan lalu, sasaran berikutnya ke banyak kota di Jatim. Terdekat di Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Malang, Gresik dan Tuban.
Rencananya sosialisasi ke sejumlah kota itu diselesaikan September sampai awal Oktober ini. Kedatangan tim Relawan Gus’e ini tidak sekadar pengenalan sosok Khofifah, tapi juga ada edukasi. Bentuknya pelatihan menjadi influencer yang ramah media sosial (medsos).
Karena sudah jamak, hampir semua anak muda sekarang memiliki akun medsos. Namun tidak semua paham bagaimana menggunakan medsos tersebut secaar bijak. Sehingga mereka banyak yang hanya menjadi objek saja. Padahal dengan menguasai medsos, ada banyak manfaat yang didapat.
Nah dengan pelatihan ini harapannya anak muda bisa menebar manfaat lewat medsos. Dan selain itu juga bisa mengenalkan ke khalayak banyak tentang sosok Khofifah yang sudah banyak menorehkan prestasi untuk Indonesia dan Jawa Timur.
“Sehingga dengan waktu yang mepet ini, gerakan kami benar-benar bermanfaatkan untuk anak muda,” tandas dia. (abm)














