PLN LAKSANAKAN PROGRAM BANTUAN PASANG BARU LISTRIK (BPBL) DI KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

PEMASANGAN BPBL UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DAN MENDUKUNG PENDIDIKAN WARGA KOTA MALANG

BANTUAN TERSEBAR DI SELURUH INDONESIA

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan menyatakan terdapat 122.000 pelanggan penerima bantuan sudah terealisasi di tahun 2024 tersebar di seluruh Indonesia. Dan apabila terdapat anggaran tambahan tersedia maka akan di tingkatkan rencana menjadi 150.000 penerima bantuan.

“Hal ini merupakan bukti negara sebagai dukungan pemerintah peningkatan elektrifikasi rasio elektrifikasi 100% untuk peningkatan taraf hidup orang banyak dalam hal ini pemerataan penyaluran tenaga listrik, dalam hal ini dilaksanakan program bpbl konstribusi masyakarat kurang mapu melalui listrik untuk kehidupan yg lebih baik,” imbuhnya.

Sebagai informasi, syarat menjadi penerima calon bantuan yaitu  belum tercatat dalam pelanggan PLN dan lokasi penerima bantuan dekat dengan jaringan PLN yang artinya tidak membutuhkan perluasan jaringan PLN dan lokasinya juga merupakan daerah di 3T.

[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/07/29/cegah-stunting-pln-up3-serta-pikk-up3-malang-salurkan-paket-bingkisan-bergizi/”]

Program ini juga sebagai bentuk pelaksanaan INPRES No. 4 Tahun 2022 Pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem secara tepat sasaran.

Sementara itu, Anggota Komisi DPR RI, Ridwan Hisjam, dalam sambutannya menyatakan bantuan listrik sangat dibutuhkan. Selain konsern pada gizi masyarakat, listrik juga sangat penting karena sangat erat kaitanya dengan pendidikan. Sebab, kebutuhan pendidikan kedepanya sangat berhubungan dengan listrik, teknologi dan internet.

Di Jawa Timur sendiri, diharapkan dari 21 ribu penerima bantuan akan ditambah menjadi 26 ribu bantuan. Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan masyarakat Malang dapat meningkat.

TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. PLN didampingi anggota DPR RI menyalurkan bantuan kepada warga. Foto: Ist

Acara dilanjutkan dengan seremoni penyalaan di rumah warga yang ditandai dengan penyalaan Kwh Meter secara simbolis oleh DPR, Pemasangan Stiker Program BPBL oleh Ditjen Gatrik, Penyerahan Simbolis CSR PT PLN (PERSERO) oleh PLN, Pengisian Token Listrik Perdana oleh Pj Wali Kota/yang mewakili dan foto bersama

Bunati, warga penerima bantuan, menyatakan berterimakasih kepada PLN yang sudah memberikan bantuan dan sudah tidak menyalur kepada tetangga lagi. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *