SIARINDOMEDIA.COM – Komitmen Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gerai Malang untuk menebar kemaslahatan umat terus dilakukan. Salah satunya dengan membangun sumur bor untuk kepentingan umat Islam di pesantren, masjid, Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan panti asuhan. Seperti yang dilakukan di PP Al Aqsho, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/2024).
Satu sumur bor sedalam 30-an meter telah berhasil direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan air bagi 75-an santri. Program pembuatan sumur bor ini merupakan ke-27 dari sejak 2020.
Wajah ceria dari pengasuh PP Al Aqsho KH Imam Muslim Almatlabi dan para santri terlihat saat peresmian sumur bor tersebut. Maklum saja, selama ini mereka kerap kekurangan air. Santri harus rela giliran ntuk mendapatkan air bersih.
“Karena debit air menggunakan sumur dari kami sebelum ini sangat kecil. Jadi tidak cukup untuk santri,” ungkap KH Imam Muslim dengan mata berkaca-kaca.

Beberapa kali tampak dia mengucap rasa syukur. Dia berterima kasih kepada BMH Gerai Malang dan donatur yang telah peduli dengan pesantren yang dia asuh.
”Semoga ini menjadi amal di akhirat nanti. Setitik air yang dinikmati para santri menjadi catatan kebaikan,” ungkap dia.
Sementara Ketua BMH Gerai Malang Lukmanul Hakim menyatakan, untuk membangun satu sumur bor ini rata-rata menghabiskan dana Rp 30 juta. Tapi kalau kedalaman sampai 75 meter, juga bisa habis di atas Rp 200 juta. Jadi tergantung Tingkat kedalaman sumber mata air.
”Dari 27 sumur bor yang sudah kami bangun itu tersebar di 10 kecamatan. Target kami 33 kecamatan nanti dapat sumur bor,” ungkap Lukmanul Hakim.
BMH Gerai Malang membangun sumur bor di PP Al Aqsho, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/2024). pic.twitter.com/XSzhwXvgc1
— Siarindo Media (@SiarIndoMedia) August 31, 2024
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/07/02/bmh-gerai-malang-resmikan-sumur-bor-di-ponpes-ppai-tanwirul-qulub-karangploso/”]
Untuk donator sumur bor ini berasal dari warga Jogjakarta, Eka Mandayatna. Dia juga hadir menyaksikan langsung peresmian sumur bor tersebut.
”Saya sangat senang karena donasi kami dalam bentuk sumur bor langsung bisa dirasakan masyarakat dan pesantren. Semoga ini bisa dijaga dan awet,” tandas Eka. (ABM)













