SIARINDOMEDIA.COM– Fidelis Savid Virosty Milang, merupakan salah satu remaja yang begitu lihai dan masih aktif untuk melestarikan budaya daerahnya yaitu bermain alat musik sapek
Di zaman modern seperti saat ini, sudah sangat jarang terlihat beberapa kalangan muda yang mau melestarikan budaya khas daerahnya
Dengan perkembangan zaman, semua kegiatan yang berbau dengan alat musik bisa digantikan dengan sebuah alat digital namun berbeda dengan mahasiswa Universitas Widyama satu ini
Fidelis begitu lihai memainkan alat khas Kalimantan Timur ini, meskipun terlihat sangat susah, ternyata dia mempelajari alat ini secara otodidak
Dia juga memperkenalkan permainan alat musik sapek ini hingga ke mancara negara, seperti Singapore, malaysia.Tak hanya mancanegara Fidelis juga memperkenalkan alat musik sapek didalam negeri salah satunya yaitu Jakarta dan Balikpapan

Sejak umur 14 tahun, lelaki berpostur tinggi ini sudah mempelajari permainan tradisional ini secara mandiri dirumahnya
Tak hanya itu, dia juga mengikuti sebuah sanggar yang bernama Sanggar Seni Apau Punyat, keahliam fidelis tidak berhenti di bermain sapek saja
Dia juga pandai mengkover berbagai jenis lagu, seperti lagu pop, lagu lawas dan juga beberapa lagu yang sedang hitzz diperbincangkan
Dan dalam jangka waktu dekat ini, Fidelis akan mengikuti sebuah event lomba sapeq yang di adakan di hotel mercure, dalam rangka discover East Borneo
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/05/27/ub-ajak-mahasiswa-malaysia-dan-tiongkok-bermain-gamelan/”]
Meskipun banyak dari remaja saat ini sudah tidak terlalu tertarik dengan alat musik khas daerah, namun fidelis tetap teguh dengan pendiriannya bermain Sapek
“harapan saya sbgai player sapeq. Ayo kita anak muda belajar alat musik daerah kita sendiri kalo bukan kita siapa lagi, dengan termakan jaman alat musik sapeq mulai pudar oleh sebab itu kita anak muda harus melestarikan budaya kita sendiri” ujar Fidelis saat ditanya harapan tentang permainan sapek ini sendiri














